Upaya Pertumbuhan Fisik Remaja Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan

Permasalahan dalam pertumbuhan fisik sering disebabkan karena perasaan dan pikiran mengenai fisiknya. Remaja yang banyak perhatianya terhadap kehidupan kolektif, perilakunya akan banyak di pengaruhi oleh perilaku kelompoknya. Kelompok remaja dapat di bentuk di sekolah seperti kelompok tim olah raga, tim kesenian dan pramuka.

Kegiatan tersebut dapat memupuk pertumbuhan fisik remaja. Namun kadang kala remaja dapat terjerumus dalam suatu kelompok yang membuat mereka menjadi remaja yang tidak baik menurut pandangan keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu pengembangan program kelompok remaja ke arah kegiatan yang bernilai positif oleh para guru di sekolah merupakan upaya positif untuk membantu para remaja dalam pertumbuhan fidsik mereka.

Pengembangan kegiatan pramuka, diadakan senam kesegaran jasmani dan pembiasaan hidup bersih perlu diprogram sebagai kokulikuler dan ekstrakulikuler di sekolah menengah. Pembentukan kelompok atas bimbingan guru merupakan kegiatan yang dapat membentuk mereka untuk belajar secara bertanggung jawab. Maka pada saat pembentukan kelompok belajar atas bimbingan guru dan atau orang tua, sesungguhnya mereka telah membentuk remaja untuk belajar teratur dan bertanggung jawab. Di samping itu, baik guru maupun orang tua perlu membantu agar remaja memahami keadaan fisik dan pertumbuhan-pertumbuhan yang di alami remaja, seperti berikan pengarahan kepada mereka berkaitan dengan pertumbuhan yang dialaminya.

Dalam batas-batas tertentu, proses pembelajaran dapat di selenggarakan sedemikian rupa sehingga dapat membantu percepatan pertmbuhan fisik subjek didik. Dalam proses pembelajaran itu dapat di upayakan sebagai stimulus secara sistematis, antara lain:

1. Menjaga Kesehatan Badan. 

Kebiasaan hidup sehat, bersih dan olah raga secara teratur akan dapat membantu menjaga kesehatan pertumbuhan tubuh. Namun, bila ternyata masih juga terkena penyakit, haruslah segera di upayakan agar lekas sembuh.

2. Memberi Makanan yang Baik.

Makanan yang baik ialah makanan yang banyak mengandung gizi, segar, sehat, halal dan tidak tercemar oleh kotoran atau penyakit. Baik buruknya makanan akan menentukan pula pertumbuhan anak.

Implikasinya bagi pendidik adalah perlu memperhatikan faktor berikut:

1. Menyediakan Sarana dan Prasarana.

Faktor sarana dan prasarana ini jangan sampai menimbulkan gangguan kesehatan pada anak. Misalnya ruang kelas, tempat duduk dan meja.

2. Waktu Istirahat.

Istirahat sangat dibutuhkan untuk menghilangkan rasa lelah dan mengumpulkan tenaga baru, istirahat yang cukup sangat di perlukan.

3. Diadakanya Jam Olahraga bagi Siswa.

Pelajaran olah raga sangat penting bagi pertumbuhan fisik anak karena dnegan olahraga yang dijadwalkan secara teratur oleh sekolah berarti pertumbuhan fisik anak akan memperoleh simulasi secara teratur pula. 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis
Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin