Trik Hubungan Dewasa, Kesibukan Bukan Alasan Urgent Pemicu Masalah!

Halo everyone! Kali ini topik utama yang diangkat mengenai problematika asmara. Di usia remaja khususnya dan rasa kemanusiaan umumnya tidak lepas dengan yang dinamakan cinta.

Perihal yang menjadi kebutuhan tidak kalah penting untuk menjadi perbincangan hangat yang tentunya mempengaruhi banyak faktor dalam kehidupan sehari-hari.

Usia pemuda labil masa kini tentunya banyak dari mereka yang sudah menjalin hubungan asmara, dimana dalam suatu jalinan kasih tidak ada yang berjalan mulus begitu saja.

Pasti ada liku-liku gersang yang menjadi gronjalan pemicu hadirnya sebuah pertikaian baik itu masalah sepele maupun yang dianggap faktor fatal yang menyebabkan runtuhnya suatu hubungan.

Tidak asa yang salah dalam menjalani sebuah hubungan dimasa muda sebagai pembelajaran yang pada umumnya terjadi di usia pubertas.

Baca Juga: Lingkaran Pertemanan Seperti Apa Sih yang Membuatmu Merasa Nyaman?

Mereka memilih pasangan dengan kriteria masing-masing, yang mana sifatnya sudah menjadi karasteristik untuk menentukan pasangan yang cocok. Karenanya ketika mempunyai sebuah pasangan dan sudah memilihnya maka harus ada tanggungjawab menjaga antar satu sama lain dengan tidak melukai perasaannya maupun menjaga hati untuk tidak menerima orang ketiga masuk dalam hubungan kalian.  

Namun, masalah kadang tidak hanya hadir karena faktor eksternal saja atau orang ketiga melainkan ego masing-masing mempengaruhi hal-hal sepele yang memungkinkan  menjadi sebuah masalah besar yang mungkin saja menyebabkan hubungan tersebut hancur.

Untuk meminimalisir kesalahfahaman diperlukan sebuah acuan atau referensi yang hendaknya diketahui masing-masing pasangan, agar sama-sama bisa membuka peluang maaf untuk saling pengertian.

Kesibukan bukan termasuk hal asing yang tentunya tidak bisa dihapus dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan sibuk sudah menjadi asupan yang memang menenuhi hari-hari dengan semakin bertambahnya umur di fase remaja ini.

Karenanya jangan karena sedikit kesibukan yang mengurangi waktu komunikasi dengan pasangan menggoyahkan hubungan yang awalnya baik-baik saja.

Sebenarnya sibuk tidak menjadi alasan seseorang harus bertikai dengan pasangannya sendiri jika seorang tersebut mampu mengontrol perasaan dan emosionalnya untuk sekedar memahami dengan pengertian lebih, tidak melulu harus diperdebatkan.

Baca Juga: Cowok Harus Peka! Ini Cara Hubungan Tambah Romantis

Diantara beberapa hal yang disempatkan untuk mengurangi negative thinking serta persengketaan bersama pasangan, lebih baik menyempatkan waktu untuk melakukan hal-hal berikut;

1. Mencari Kesibukan Yang Lain

Kadang memang susah mengusir beberapa fikiran buruk, tapi perlu dikenali kapan dan mengapa fikiran buruk itu datang.

Pikiran buruk biasanya datang ketika kita tidak ada kegiatan, akhirnya merambah pada ranah bosan yang mana kita hanya ingin berdebat dengan diri sendiri.

Maka dari itu, jangan biarkan dirimu hanya duduk terdiam tanpa melakukan kegiatan apapun, carilah kesibukan yang lebih mendorong untuk melakukan hal-hal positif, misalnya ketika pasanganmu bekerja, maka dirimu bisa melakukan hal yang sama.

Mungkin tidak harus bekerja, tapi dengan mengisi waktu untuk mengerjakan tugas, mmbereskan rumah bahkan mengembangkan minat bakatmu yang lain.

Sehingga tidak ada waktu untuk merenungkan hal yang tidak perlu difikirkan agar tidak menjerumus pada pertikaian yang bahkan bisa menimbulkan sebuah fitnah kepada pasanganmu sendiri.

2.      Luangkan Waktu Untuk komunikasi

Sesibuk apapun dirimu, ketika sudah menjalin sebuah komitmen berarti ada kesiapan untuk menerima tanggung jawab hati dan perasaan yang harus dijaga, seseorang yang menunggu untuk dikabari serta kebahagiaan yang mestinya dirasakan berdua.

Baca Juga: Berdamai Dengan Takdir

Sibuk memang ranah kewajiban yang tidak bisa dicampurtangankan dengan kebutuhan. Sedangkan cinta hanya kerasionalan dalam hidup yang memang seluruh manusia berhak merasakan.

Namun kembali lagi sekecil rasa tanggung jawab, bukan 24/7 memberi kabar, chattingan, call atau yang lain. Tapi ketika sedang beristirahat sedikit kasih perhatian kecil, mungkin saja pasanganmu ingin cerita, mungkin saja mereka sedang rindu terutama untuk jarak yang jauh namun mereka hanya bisa menunggu.

Karena sedikit obrolan hangat semacam deep talk adalah salah satu cara mempererat sebuah hubungan dengan saling memberikan pengertian dan mengetahui sifat serta keluh kesah masing-masing.

3.      Berilah Pengertian Dan Argumen Yang Logis

Saling mengerti memang dibutuhkan dalam sebuah hubungan, ada kalanya harus dituntut saling mengalah. Bahkan setiap harinya harus menerima kata maaf yang mungkin belum bisa membuatnya lega, tapi gapapa itu intinya dalam sebuah hubungan.

Baca Juga: Mengapa Wanita Harus Malu? Temukan Jawabannya Di sini

Bagaimana kamu terlihat elegan dengan kasih sayang yang tidak semua orang tau, tapi kamu berhasil mempertahankan hubungan hanya karena masalah yang tidak perlu dan pikiran yang tidak penting untuk dibahas.

Makanya untuk memiliki hubungan dewasa, perlunya mendengar dan memahami adalah suatu yang urgent untuk diimplementasikan dalam hubungan.

Logis tidaknya kamu yang lebih mengerti sifat dan kondisi pasangan, sebetulnya konsultasi dengan teman tidak seberapa penting untuk dilakukan karena mereka hanya punya solusi kemungkinan, namun perbincangan hangat antar pasangan yang dibutuhkan untuk menetralisir perasaan yang hanya menjadi naluri bukan hal yang memang sebenarnya terjadi.

Untuk itu, apapun problematika yang ada, bicarakan baik-baik, kasih penjelasan rasional yang bisa diterima pasangan agar menjadikannya tenang tanpa rasa curiga dan khawatir.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Halo sahabat pena ! , nama saya LAIL panjangnya lailil farokhah ... asli berkelahiran dikota soto lamongan 19 mei 2002, status sebagai pelajar dirumah saja, baru dikejutkan pemerintah bahwa lulus sekolah MAN dengan mudah dan surprise seindonesia jalur korona. Dan alhamdulillah sekarang sudah menjadi mahasiswa UIN sunan ampel surabaya prodi pendidikan bahasa arab. saya suka menulis, lebih suka lagi tulisan saya disaingi oleh penulis penulis hebat dalam dunia jurnalistik ini. saya gemar berkarya, lebih giat lagi jika karya ini tak terhenti di file PC ku saja. Mohon kebijakan nya membantu impian saya agar tulisan saya dikenal sejarah. karena jika kalian bukan anak raja, maka menulislah Terimakasih Salam karya !

Tulisan Populer