Tokoh dan Penokohan: Pengertian, Jenis, Karakter dan Analisis

Tokoh dan penokohan adalah sosok figure yang menjadikan suatu karya tersebut hidup dan bisa melakukan layaknya manusia di kehidupan.

Seorang cerpenis dapat membuat karakter seseorang dalam sebuah karya lewat adanya tokoh dan penokohan.

Baca Juga: Cerpen: Pengertian, Ciri, Fungsi dan Kelebihan Kekurangan

Maka, di sini saya akan menjelaskan Tokoh dan Penokohan: Pengertian, Jenis, Karakter dan Analisis yang dapat mempermudah penulis menciptakan tokoh dalam karyanya.

Tokoh dan penokohan

A. Pengertian Tokoh dan Penokohan

1. Tokoh adalah pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita fiksi sehingga peristiwa itu mampu menjalin suatu cerita (Aminuddin dalam Nurgiyantoro, 1995:79).

Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dikatakan bahwa tokoh adalah individu rekaan pada sebuah cerita sebagai pelaku yang mengalami peristiwa dalam cerita.

2. Penokohan adalah cara pengarang menampilkan tokoh-tokoh dalam cerita sehingga dapat diketahui karakter atau sifat para tokoh itu. Lewat penokohan ini, pengarang dapat mengungkapkan alasan logis terhadap tingkah laku tokoh. Perwatakan atau penokohan dalam suatu cerita adalah pemberian sifat baik lahir maupun batin pada seorang pelaku atau tokoh yang terdapat pada cerita (Hayati, 1990:119).

B. Fungsi Tokoh dan Penokohan

1. Tokoh merupakan pelaku atau orang yang terlibat di dalam cerita tersebut. Dalam sebuah cerita haruslah ada tokoh yang berperan, karena tokoh merupakan unsur utama berjalannya sebuah cerita. Adapun fungsi dari adanya tokoh dalam cerita, yaitu:

a) Cerita akan terlihat lebih asik.

b) Cerita akan lebih menarik.

c) Cerita akan terasa memuaskan.

d) Cerita akan lebih jelas sudut pandangnya.

e) Cerita akan lebih terasa menyatu dalam kehidupan.

 

2. Fungsi penokohan adalah penentuan watak atau sifat tokoh yang ada di dalam cerita. Watak yang diberikan dapat digambarkan dalam sebuah ucapan, pemikiran dan pandangan dalam melihat suatu masalah.

 

C.   Jenis Tokoh

Ada 4 jenis tokoh yang digambarkan dalam cerpen, antara lain:

1. Protagonis: Tokoh yang yang menjadi aktor atau pemeran utama dan mempunyai sifat yang baik.

2. Antagonis: Tokoh ini juga menjadi pemeran utama yang menjadi lawan daripada tokoh protagonis. Tokoh antagonis memiliki watak yang negative, seperti: iri, dengki, sombong, angkuh, congkak dan lain-lain.

3. Tritagonis: Tokoh ini adalah tokoh penengah dari protagonis dan antara antagonis. Tokoh ini biasanya memiliki sifat yang arif dan bijaksana.

4. Figuran: Tokoh ini merupakan tokoh pendukung yang memberikan tambahan warna dalam cerita.

Baca juga: Latar Cerpen: Pengertian, Jenis dan Analisis Latar

D.   Feel dalam Tokoh

Feel dalam tokoh adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Feel dapat ditunjukkan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu. Kita memberikan rasa di dalam sebuah cerita agar pembaca terhanyut dengan rangkaian kata-kata.

Feel di sini memegang peranan penting dalam sebuah cerita, ia bagaikan nyawa yang bisa menghidupkan cerita.  Seperti kita membaca sebuah cerita, kita ikut marah melihat ending-nya tidak sesuai harapan atau ikut meneteskan air mata saat suasana haru diciptakan penulis.

Contohnya dalam penulisan cerpen religius yang dapat dipahami sebagai sebuah karya sastra berbentuk prosa yang di dalamnya menggambarkan perasaan batin seseorang yang berhubungan dengan Tuhan. Pada pembahasan selanjutnya, penulis akan memfokuskan pada kajian cerpen religius tentang ajaran Islam.

Langkah-langkah agar membuat pembaca terhanyut oleh tulisan:

1. Buat pembaca bersimpati kepada tokoh, ini bertujuan agar pembaca ikut terlibat secara emosional terhadap tokoh.

2. Buat pembaca mengidentifikasikan diri dengan si tokoh, ini agar pembaca mendukung keinginan tokoh. Maka pembaca akan merasakan berada dalam cerita tersebut.

3. Buat pembaca berempati. Gunakan detail-detail yang memicu emosi pembaca. Kamu menciptakan dunia cerita sedemikian rupa hingga pembaca bisa menempatkan diri dalam keadaan si tokoh.

4. Memindahkan pembaca. Maksudnya adalah, adanya kontak batin pembaca dengan cerita.

Baca Juga: Materi Lengkap Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen

E.   Konflik dalam Tokoh

Konflik adalah pertentangan atau ketegangan dalam sebuah cerpen. Konflik dapat mengangkat masalah yang terjadi dalam peristiwa yang diceritakan orang lain, kamu lihat sendiri, atau bahkan yang ada  diimajinasimu.

Berikut ini jenis-jenis konflik dan pengertiannya:

1. Konflik individu dengan dirinya sendiri. Saat kita membuat cerita dengan gambaran tokoh utama berdiskusi dengan dirinya sendiri, kelolalah agar mendapatkan sensasi dan emosi yang tepat.

2. Individu kontra individu lain. Hati-hati, ini sering membuat bosan pembaca karena kosa kata yang membosankan.

3. Individu melawan masyarakat. Buatlah situasi ini benar-benar mencekam.

4. Individu yang berhadapan dengan alam. Buatlah sesuatu yang lebih menarik dari selain rintik hujan. Bisa jadi mengenai penyakit atau hewan liar.

F.   Analisis dalam Tokoh

Menganalisi artinya aktivitas yang memuat sejumlah kegiatan seperti mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari kaitannya dan ditafsirkan maknanya.

Menganalisis tokoh merupakan penyelidiki atau pengelompokan terhadap suatu tokoh. Dalam hal ini kita bisa menarik kesimpulan sikap dan sifat dalam suatu tokoh, dan dapat mengelompokkan suatu tokoh dalam jenis-jenisnya.

Cara menganalisis tokoh, di antaranya:

1. Narasi dalam paragraf.

2. Di dalam dialog-dialog antar tokoh maupun dialog dengan diri sendiri.

3. Dimasukkan dalam alur melalui konflik demi konflik.

4. Diterangkan berdasarkan latar yang ada dalam cerita.

G.   Kesimpulan Tokoh dan Penokohan

Tokoh atau penokohan salah satu komponen penting dalam sebuah cerpen. Ia memposisikan sebagai alat atau objek yang dapat diperankan dan menjadi jalan cerpen dapat mengalir. Maka dari itu, tokoh atau penokohan di sini sebagai alat bantu untuk memerankan adegan setiap cerita.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin
Apr 11, 2020, 5:49 PM - Ruang Sekolah