SEGELAS KOPI

SEGELAS KOPI

Oleh: Chairun Nisa

 

Di sudut taman dalam hiruk pikuk kota Jakarta

Kau melepas penat dan sepi paling peri

Sesekali tanganmu mengambil segelas kopi, 

lalu menyesapnya tanpa ampun

 

"Aku amat menyukai kopi,"

katamu suatu ketika

Ketika aku bertanya mengapa kau tampak kalap 

Seakan terlelap dalam tiap aliran kopi yang berdesir pada nadi 

 

Sejak berakhir pertemuan singkat itu,

Aku mencari setiap gadis pemabuk kopi

Berharap salah satunya adalah kau-Naumi

Sebab pada belantara hatiku yang gersang, 

Kau tanpa ragu memberi air cinta yang memabukkan

 

Hingga,

kuusir sunyi yang bertahun menyelimuti

Hanya,

jejak bibir manismu tertinggal di segelas kopi

Bogor, 13 Januari 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Penulis
Tulisan Populer
Feb 19, 2024, 12:11 PM - Ruang Sekolah
Des 5, 2023, 10:45 PM - Ruang Sekolah
Jul 12, 2020, 7:59 PM - Ruang Sekolah
Tulisan Baru
Feb 19, 2024, 12:11 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:09 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:05 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:03 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 11:59 AM - Ruang Sekolah