Riba, Bunga Bank, dan Fee

A. Riba

1. Pengertian

Menurut bahasa, riba berarti lebih atau bertambahnya harta, sedangkan menurut syara' ialah akad yang terjadi dalam penukaran barang-barang tertentu yang tidak diketahui sama atau tidaknya menurut aturan syara' atau terlambat menerimanya.

2. Hukum Riba

Para ulama sepakat bahwa riba adalah salah satu dari perbuatan dosa besar dan jika dalam suatu akad terjadi praktik riba, maka akad tersebut tidak sah atau batal. Sehingga dalam transaksi yang mengandung riba tidak ada kewajiban bagi seseorang untuk mengembalikan kecuali yang merupakan modal saja.

Hukum riba haram sebagaimana disebutkan dalam firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah/2: 275 yang artinya, "Bahwasanya jual beli itu seperti riba, tetapi Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba."

3. Macam-macam Riba

Berikut adalah beberapa macam riba, yaitu:

a. Riba fudluli, yaitu penukaran dua barang yang sejenis dengan tidak sama (fudlul = lebih). Contohnya menjual 10 kg beras dengan 11 kg beras. Barang yang sejenis misalnya beras dengan beras. Sedang yang dimaksud lebih adalah timbangannya pada barang yang ditimbang, ukuran pada barang yang diukur, dan sebagainya.

b. Riba qardli, yaitu meminjam dengan syarat keuntungan bagi yang memberi piutang (qardli = pinjam). Contohnya, seseorang meminjam uang Rp1.000,- dengan perjanjian akan dibayar Rp1.100,-.

c. Riba yad, yaitu berpisah sebelum timbang terima. Maksudnya, orang yang membeli barang tidak boleh menjualnya kepada siapa pun sebelum ia menerima barang dari si penjual, sebab barang yang dibeli dan belum diterima masih dalam ikatan jual beli yang pertama dan belum menjadi milik yang sebenarnya bagi orang yang membeli barang tersebut.

d. Riba nasa', yaitu penukaran yang disyaratkan terlambat salah satu dari dua barang itu. Tegasnya, melebihkan pembayaran barang yang dipertukarkan, diperjual belikan, atau diutangkan karena dita'khirkan atau dilambatkan waktu membayarnya, baik yang sama jenisnya maupun yang tidak.

4. Syarat Menjual Barang Agar Tidak Menjadi Riba

Ada 2 syarat yang mesti dipenuhi agar transaksi jual beli tidak menjadi riba, yaitu:

a. Menjual emas dengan emas, perak dengan perak, makanan dengan makanan yang sejenis, hanya boleh dilakukan dengan 3 syarat, yaitu:

- Serupa timbangan dan banyaknya.

- Tunai.

- Timbang terima dalam akad (ijab qabul) sebelum meninggalkan majelis akad.

b. Menjual emas dengan perak dam makanan dengan makanan yang berlainan jenis, hanya dibolehkan dengan 2 syarat, yaitu:

- Tunai.

- Timbang terima dalam akad sebelum meninggalkan majelis akad.

 

Keterangan:

Yang dikenai hukum riba hanya pada 3 macam, yaitu emas, perak, dan makanan manusia termasuk makanan yang bukan obat.

 

B. Bunga Bank

Bunga bank dapat diartikan sebagai bentuk balas jasa yang diberikan oleh bank berdasarkan pada prinsip konvensional kepada nasabah yang membeli atau menjual produknya. Berikut 2 macam bunga yang diberikan kepada nasabah, yaitu:

a. Bunga simpanan, yaitu bunga yang diberikan sebagai rangsangan atau balas jasa bagi nasabah yang menyimpan uangnya di bank.

b. Bunga pinjaman, yaitu bunga yang diberikan kepada para peminjam atau harga yang harus dibayar oleh nasabah peminjam kepada bank.

 

C. Fee

Fee adalah pungutan dana yang dibebankan kepada nasabah bank untuk kepentingan administrasi seperti keperluan kertas, biaya operasional, dan sebagainya. Pungutan tersebut bisa dikategorikan sebagai bunga.

Bagi kelompok ulama yang mengharamkan bunga bank, mereka juga mengharamkan fee karena itu berarti kelebihan, yaitu mengambil manfaat dalam sebuah transaksi utang piutang. Sedangkan bagi ulama yang menghalalkan bunga bank dengan alasan keadaan bank itu darurat atau keadaan lainnya, mereka mengatakan bahwa fee bukan termasuk riba sehingga hukumnya boleh.

 

Sumber Referensi:

1. Moh. Rifa'i, Fiqih Islam Lengkap, halaman 410-414.

2. Syaikh Kamil Muhammad Uwaidah, Fiqih Wanita, halaman 647-648.

3. Library.walisongo.ac.id.

4. Safiuddin Shiddiq, Fikih Kontemporer.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Tulisan Baru
Feb 19, 2024, 12:11 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:09 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:05 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:03 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 11:59 AM - Ruang Sekolah