Puisi Romansa: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Akhir ini dunia perpuisian di Indonesia berkembang sangat cepat. Setiap harinya, ada bibit penulis yang ingin belajar karya santra puisi. Namun, di antara sekian bibit penulis dominan fokus menulis puisi romansa.

Pertanyaannya, kenapa puisi romansa lebih mengakar ketimbang puisi lainnya? Pertanyaan ini sebenarnya kembali kepada diri saya sendiri. Sejujurnya, cikal bakal saya suka menulis diawali dengan puisi romansa cinta, sebab puisi tersebut menguasai perasaan seseorang yang sedang jatuh cinta.

Baca Juga: Materi Lengkap Pengertian Puisi, Jenis dan Contohnya

Sekarang, anak kecil pun berumur 8 tahun-an sudah tahu cinta dan mencintai namun tidak begitu faham hakikat dari cinta yang sebenarnya. Bahkan, setiap berkomunikasi memakai kata-kata romantis yang membuat pasangannya tersenyum dan tersipu malu.

Maka dari itu, dari keromantisan tersebut akan menciptakan penyair hebat di tanah air. Sebab, puisi adalah bahasa hati. Menulis puisi adalah menulis dengan hati. Sementara, hati tidak pernah berbohong menyampaikan sebuah kata-kata.

Puisi Romansa

1. Pengertian Puisi Romansa

Pengertian puisi romansa adalah puisi yang menarasikan perasaan seseorang dalam bentuk tulisan yang diberikan majas pendukung agar puisi tersebut terkesan hidup. Awalnya, puisi romansa berasal dari bahasa Prancis yang bermakna romantic yang artinya romantis.

Baca Juga: Materi Unsur Fisik Puisi dan Unsur Batin Puisi

Puisi ini sudah lama ditulis para pujangga dulu, seperti Kahlil Gibran, Jalaluddin Rumi, Qais Layla, dan lain sebagainya. Namun, pujangga dulu tidak sebebas penulis sekarang, kaidah bait yang terdiri dari rima dan iramanya tetap diperhatikan sehingga puisi tersebut bisa dinyanyikan oleh siapa pun. Sebaliknya, pujangga sekarang tidak terlalu mementingkan rima irama namun ungkapan isi bisa sampai kepada yang telah dituju.

2. Jenis Puisi Romansa

Jenis puisi romansa terbagi menjadi dua: Pertama, puisi romansa klasik dan kedua puisi romansa modern. Keduanya memiliki banyak kesamaan hanya istilah yang membedakan. Jika klasik berarti puisi tersebut ditulis di zaman dulu sesuai kaidah kepenulisannya, sementara puisi modern ditulis saat ini dengan kaidah kebebasan.

a) Puisi Romansa Klasik

Puisi ini ditulis oleh para pujangga dulu yang karyanya tetap eksis dibaca sampai sekarang. Di zaman itu, ada aturan yang mengikatnya, seperti rima dan irama. Bisa dikatakan, puisi ini awalnya berbentuk syair yang ditulis oleh para pujangga Timur Tengah, seperti Qais Layla, Jalaluddin Rumi, Kahlil Gibran, atau karya karya kasidah kepada pemimpin umat Islam, yaitu Nabi Muhammad Saw.

Di zaman itu tidak mengenal istilah puisi. Puisi hanya ucapan orang Indonesia. Namun, yang lebih tenar, yaitu syair. Dalam sastra syair terdapat aturan ketat di dalamya, seperti rima, irama, tipografi, dan susunan bait.

JATUH CINTA PADAMU

Mempesonanya kamu

Menyungging senyummu

Menghiasi raut wajahmu

Mendiamkan detak jantungku

Mataku jadi pencuri senyummu

Yang menghantam jantungku

Bingung tak menentu

Dengan kehadiranmu

Mungkinkah menerimaku

Kutakut kehilanganmu

Bila kau tahu perasaanku

Yang jatuh cinta padamu

Susunan rima dan iramanya sangat teratur, sehingga menimbulkan energi tersendiri untuk pembaca. Puisi ini oleh Kahlil Gibran, sebuah ungkapan isi hati untuk sang pujaan hati. Bahwa lewat senyumnya, sang penulis berhasil menjadi seorang pencuri cinta. Namun, di akhir bait puisi, Kahlil Gibran merasakan ketakutan yang sangat, jika sang pujaannya tahu, apakah dia akan menerimanya dengan hati yang terdalam.

b) Puisi Romansa Modern

Puisi ini hidup di masa modern, yaitu masa sekarang. Banyak perubahan di dalamnya sehingga menimbulkan banyak teori dalam sebuah kepenulisan. Maka, salah satu penyair mengklaim bahwa era modern adalah era kebebasan. Artinya, tidak ada aturan ikatan teori kepenulisan seperti syair, namun difokuskan bagaimana puisi tersebut sampai ke pembacanya.

Banyak penyair memanfaatkan era modern ini untuk mencari ekspresi kepenulisan. Akhirnya, mereka rela melakukan percobaan menulis dan membaca sehingga karakter menulis puisi tertanam dalam dirinya, sehingga membawa warna baru dalam kesusastraan Indonesia.

Baca Juga: Menulis dan Mendalami Karakter Puisi

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikannya abu

 

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

Awan pada hujan yang menjadikannya tiada.

Aku ingin, sebuah puisi yang sangat sederhana. Permainan diksi dan penyampaian rasa cintanya sangat padu dan apik sehingga membuat pembaca terhayut di dalamnya. Puisi itu menggambarkan secara ringkas, padat, dan penuh makna. Sebuah keinginan dan permainan majas yang diciptakan mampu teratur dalam sebuah bait puisi.

3. Contoh Puisi Romansa Qiey Romdani

Di sini saya akan memberikan 5 contoh puisi romansa Qiey Romdani atau tulisanku sendiri.

AKU DAN BUNGA 

Di sebuah taman nan indah. Aku singgah menunggu senja. Ada rasa di saat hatiku sunyi. Ada gadis seolah pelangi. Aku memandangnya. Seketika ada rindu di mata.

Aku bergumam, "Manusia atau bidadari kayangan?" Aku menatapnya, seolah duduk bersamaku tanpa sadar.

Aku terkejut tanda rasa maluku datang. "Diam adalah cara orang bijak," katanya.

Aku tak mengerti maksudnya, sampai alisku naik ke atas. Ada rahasia yang tak berhasil aku baca. Seolah dia lebih berhasil menyebunyikannya di balik senja.

Aku pun ikut permainannya."Diam adalah rasaku padanya," gumamku dalam hati.

Ada rasa di hatiku. Sebuah titik yang mengisi ruang sunyi. Sesekali aku berpuisi, "Dia adalah bunga di taman ini. Harum semerbak ke penjuru negeri. Adakah terakhir bungaku akan pergi. Di saat hati ini menolak sepi. Jika fakta terjadi. Maka sepi hadir kembali."

Kami masih asyik melihat senja. Sampai akhirnya ditelan gelapnya malam. Kami sama-sama menghilang.

Gersik Putih, 2018

IZZA
Perempuan masa kecil di kampung halaman

Selamat pagi Izza
Sudahkah kamu renungkan masa lalu
Tempat masa kita bersua
Bercinta di bawah pohon siwalan.
Aku dan kamu sama
Melukai hati sendiri
Kita buat ladang berduri
Tapi berenang di dalamnya
Apakah salah masa kita?
Ladang berduri adalah tempat bunuh diri
Dan kita mengenal jiwa hakiki
Bahwa perpisahan menciptakan puisi

Gersik Putih, 2018

 

Di musim Rindu 

Di musim rindu hidup bertalu

Waktu terdampar memeluk daku

Pagi, siang, malam menjadi marah

Hari ini tak seperti semula

 

Waktu malam berkabut sunyi

Sebuah puisiku menangis lagi

Dalam sajak-sajak berdenting

Hingga dusta dulu melengking

 

Dulu kita memadu cinta

Seperti merpati di pohon cemara

Tapi semua hanya cerita

Akan kunisbatkan menjadi sejarah

 

Mungkin dia akan membunuhmu

Lewat rindu yang mengebu-gebu

Aku ingi kabur ke singananya

Tapi terlambat waktu membunuhnya

 

Malam ini tubuhku kerontang

Hanya bisa mendengar denyut nadimu lewat puisi

Aku hanya bisa menatap sunyi

Sunyi berkabut puisi

            Gapura, 2018

 

Puisi Cinta

 

Satu lagi kutemukan bunga mekar di tubir pintu

Sehelai harapan jelajahi cakrawala

Memulai senandung puisi

 

Aku membaca pagi

Pada sinar matahari

Dan kicauan burung merpati

Bahwa pagi akan menemani

Menggapai harapan dan mimpi

 

Zay…

Telah kutemukan satu

Yang menyimpan sebuah lembah

Lembah harapan-harapan penistaan

Untuk merangkai mimpi yang terabaikan

Ketika kau senandungkan puisi cinta

 

Pamekasan, 2019

 

RINDU KEKASIH

 

Bila saja waktu mendekat

Hati tak hembuskan laknat

Pada sisa puing harapan

Pikiran berjalan menuju khayalan

 

Merinduimu adalah

Jalan hakikat Tuhan

 

Bila saja hati tak rindu

Bunga di taman akan layu

Meskipun hujan memberikan harapan

Namun bumi menjadikan sia-sia.

Pada tengah malam nanti

Rinduku terlelap dalam mimpi.

 

            Gapura, 07 Januari 2017

Baca Juga: Puisi Romansa, Alternatif Bikin Pembaca Baper

3. Kesimpulan

Puisi romansa atau juga disebut dengan puisi cinta adalah puisi yang diungkapkan sang penyair kepada kekasihnya atau orang yang dia cintai. Puisi ini menjadi sebuah gerbang baru menuju kesuksesan penulis. Sebab, penyair hebat berawal dari puisi cinta. Oleh karena itu, semoga materi ini membawa kemanfaatan kepada kita semua. Amiin.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Agt 6, 2020, 3:34 PM - Kenny Jessica
Agt 1, 2020, 10:50 AM - Pohon Jalang
Jul 20, 2020, 6:00 PM - Pohon Jalang
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin