Puisi Harapan Dengan Judul Hingga Esok

Halo teman-teman Ruang Sekolah. Kali ini penulis akan menyajikan puisi yang sudah lama sekali menjadi koleksi dalam draft file penulis.

Sebenarnya puisi ini sudah pernah saya ikutkan dalam lomba namun sayang, penulis belum mendapatkan kesempatan untuk lolos dalam seleksi puisi saat itu. O

leh sebab itu, penulis kali ini ingin membagikan tulisan berupa puisi dengan harapan, semoga puisi ini dapat memberikan manfaat untuk orang lain. Penulis teringat dengan seseorang yang sangat menginspirasi saya dalam menulis, dimana ia pernah berkata “Karena sesungguhnya hidup itu sabar, ikhlas, tawakal, dan bersyukur”. Jangan lupa mengikuti penulis untuk update tulisan lainnya pada blog Ruang Sekolah, dan selamat membaca.

 

HINGGA ESOK

Ditulis Oleh Sai

 

Diantara shyam kutorehkan diksi – diksi

Saat serayu menepuk daksa

Dalam sujud dihadapmu

Dan cawan harap akanmu

 

Citta Kau hilangkan retisalya

Atma pedar laknatlah hingga tak ada anca

Pada teguh dan peluh daksa

Membancang setiap keluh kesah

 

Kutahu kumiliki matrik

Tapi kutakkan sumarah

Kumilik-Mu dan aku memiliki-Mu

Hingga esok berkawan dengan harsa

 

JBG, 19 Maret 2020

 

Latar Belakang Puisi:

Puisi ini merupakan puisi dengan tema harapan. Dalam puisi tersebut diceritakan mengenai seseorang yang sedang berjuang dalam hidupnya layaknya manusia biasa yang berusaha bertahan hidup dalam dunia yang fana ini.

Ia bercerita kepada Tuhan diantara doa-doa sembari berharap bahwa hidupnya dapat menjadi manfaat atas perjuangan demi perjuangan yang telah ia torehkan.

Dia dalam puisi tersebut mengetahui value dirinya dan sebagai manusia yang beragama, ia tahu kepada siapa ia dapat memberikan kepercayaan dan harapan terakhirnya.

Karena menurutnya, pada akhirnya kita akan kembali kepada Tuhan setelah berharap kepada manusia yang menjadi tempatnya salah dan dosa.

Hal tersebut berarti bahwa sebagai manusia yang memiliki agama kita tidak boleh melupakan kuasa-Nya yang telah memberikan kita hidup. Dengan berdoa dan menjalani hidup itu sendiri merupakan suatu bentuk rasa syukur meskipun dalam prosesnya kita sering mengeluh.

Karena Tuhan tidak memandang baik-buruknya orang yang berdoa, Ia melihat ketulusan hatinya. Oleh sebab itu, pada akhirnya dia menyerahkan dirinya kepada Tuhan dan tetap berusaha menjalani hidupnya hingga ia meraih kebahagiaan sejatinya. 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Mar 7, 2022, 8:28 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 8:28 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 8:04 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 8:03 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 8:03 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 7:54 PM - Ruang Sekolah
Penulis

Hai sobat Ruang Sekolah. Perkenalkan saya Sai, si Leo perfeksionis yang suka Kpop dan Anime. Saya lahir di kota santri, Jombang pada tujuh Agustus. Saat ini saya sedang menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Awal saya memasuki dunia kepenulisan sebenanya hanya untuk coba-coba tapi akhirnya malah membekas dan meninggalkan rasa nyaman. Menulis bagi saya adalah sebuah kontribusi terhadap peradaban. Sehingga menulis merupakan dedikasi untuk cita-cita dan motivasi, kita tidak hanya terpacu oleh dorongan kapitalisme yang semata-mata hanya mencari materi tanpa memikirkan tanggung jawab kita sebagai penulis. Oleh sebab itu, menulis merupakan proses mengukir sejarah dan mewujudkan perbaikan keadaan. Layaknya sebuah peradaban yang lahir dari sebuah impian hingga menghasilkan gagasan-gagasan besar, ide yang kita miliki hingga akhirnya diputuskan untuk ditulis dan disebarluaskan juga akan membawa dampak yang besar terhadap pembaca. Terlepas dari itu bersifat destruktif maupun konstruktif, pengaruh tersebut lambat laun akan memberikan perubahan kepada pembaca, baik dari sisi kognitif maupun tindakannya. Karena kesempurnaan adalah milik-Nya, maka sangat diharapkan kritik dan sarannya. Jangan lupa ikuti saya untuk update informasi lainnya seputar karya tulisan Leo si perfeksionis ini, agar saya terstimulus untuk memiliki semangat menulis. Terimakasih dan salam literasi.

Tulisan Populer
Jun 13, 2020, 5:39 AM - Pohon Jalang
Jul 23, 2021, 11:34 PM - Imroatul Khofifah
Tulisan Baru