Prilaku yang Rentan Merugikan Diri Sendiri

Prilaku yang Rentan Merugikan Diri Sendiri

Merugikan diri sendiri bukan sesuatu hal yang biasa disadari oleh masing-masing pribadi. Terkadang tanpa sadar, seseorang telah melakukan kekhilafan yang nyatanya hanya akan mendapati kerugian dan penyesalan dikemudian hari. Selain itu, kurangnya intropeksi diri membuat kesadaran seseorang menurun akibat terlalu asyik dengan dunianya sendiri. Lalu kurangnya empati dan simpati terhadap lingkungan seringkali membuat seseorang lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial yang hidup dalam keramaian dan tidak memperdulikan lingkungan. Sebagai manusia yang berstatus sosial harus memperhatikan betul etika berprilaku yang menajag moral dan tidak menyinggung orang lain. Untuk itu perlu diketahui beberapa sikap yang patut dihilangkan agar kehidupan sosial tetap harmonis. antara lain :

1. Egoisme

Egoisme adalah suatu sikap menang sendiri yang terlalu mengutamakan kepentingan pribadi dan kurang peduli dengan perasaan orang lain atau kepentingan umum. Seseorang yang bersifat seperti ini seringkali dijauhi dan dihindari oleh para masyarakat di sekitarnya. Karena kesannya akan rugi jika harus berempati dengan dirinya yang hanya asik dengan dunianya dan tidak peduli siapapun yang sudah mendukungnya. Terkadang manusia lupa bahwa salah satu faktor pendukung keberhasilan adalah aspek sosial yang berkaitan dengan orang banyak dan bantuan orang lain. Namun dikala sukses orang tersebut lupa dengan kulitnya seperit kacang. Selain itu, sebenanya semua orang memiliki sifat egoisme ini, namun pandailah kita menempatkan urusan yang berkaitan dengan banyak orang dan urusan pribadi. Banyak orang yang sukar untuk acuh tak acuh terhadap lingkungan sehingga akan merugikan dirinya sendiri akan melanda kesepian yang mendalam.

2. Childish

Childish merupakan sifat kekanak-kanakan yang dimiliki oleh seseorang yang cenderung gampang murung terkait hal-hal yang sebenarnya hanya sepele. Sikap yang dianggap chilidish seringkali menganggap masalah kecil yang dibesar-besarkan padahal hal semacam ini akan merugikan dirinya sendiri sehingga menyebabkan pusing, bingung, dan frustasi. Hendaknya masalah harus disikapi dengan baik dan dicari jalan keluarnya dengan sebaik-baiknya. Dibicarakan dengan orang yang bersangkutan tanpa harus murung dan mengurung diri sampai ada yang peka, justru hal ini akan menyusahkan orang lain. Sesungguhnya masalah yang hanya kecil bisa jadi bertambah besar dan semakin meluas akar persoalannya karena sifat yang mendarah daging tersebut.

3. Deskriminasi

Suatu perbedaan antara manusia merupakan suatu hal yang sudah biasa diantara hamba yang telah diciptakan tuhan. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan serta saling melengkapi satu sama lain. Karenap perbedaan dan keberagaman yang dimiliki justru menimbulkan hal baik yang saling mencukupi satu sama lainnya. Sikap desriminasi atau membeda-bedakan hanya akan menyengsarakan diri sendiri, karena yang menurutnya baik belum tentu baik. Lalu yang dirasa tidak baik malah kian didekatkan dan selalu ada untuknya. Memang hati manusia kian terbolak-balik, makanya tidak perlu sikap deskriminasi antar satu dan lainnya, semuanya sama dimata Tuhan dan hendaknya harus saling mendukung satu sama lain. Bukan membeda-bedakan sesuai keinginan pribadi yang akan membuat penyesalan dan merugikan diri.

4. Emosional

Sikap emosional selalu menjadi sumber keputusan yang dibuat menimbulkan permasalahan dan kerugian. Emosi berkaitan dengan sifat seseorang yang mudah marah dan mudah tersinggung sengan ucapan orang lain, jika mendengar hal-hal yang tidak disukainya akan mudah menanggapi dengan prilaku yang buruk. Sikap ini justru seringkali merugikan diri sendiri seprti menimbulkan sakit darah tinggi dan jantung. Lalu sikap ini lebih rentan menghadirkan permasalahan baru seperti salah mengambil keputusan, selalu berkata kasar dan lebih suka menyakitkan perasaan orang lain tanpa sadar. Makanya jangan suka marah jika kalian saja gampang tersinggung ataupun sakit hati.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Penulis

Halo sahabat pena ! , nama saya LAIL panjangnya lailil farokhah ... asli berkelahiran dikota soto lamongan 19 mei 2002, status sebagai pelajar dirumah saja, baru dikejutkan pemerintah bahwa lulus sekolah MAN dengan mudah dan surprise seindonesia jalur korona. Dan alhamdulillah sekarang sudah menjadi mahasiswa UIN sunan ampel surabaya prodi pendidikan bahasa arab. saya suka menulis, lebih suka lagi tulisan saya disaingi oleh penulis penulis hebat dalam dunia jurnalistik ini. saya gemar berkarya, lebih giat lagi jika karya ini tak terhenti di file PC ku saja. Mohon kebijakan nya membantu impian saya agar tulisan saya dikenal sejarah. karena jika kalian bukan anak raja, maka menulislah Terimakasih Salam karya !

Tulisan Baru
Feb 19, 2024, 12:11 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:09 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:05 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 12:03 PM - Ruang Sekolah
Feb 19, 2024, 11:59 AM - Ruang Sekolah