Negeri yang Dirindukan

Negeri yang Dirindukan

Hawa sejuk menenangkan jiwa yang merana Membungkus pagi, siang dan malam tiada beda Semua menyungkur alunkan syukur Makna kata yang tak terhingga

Bukan kehinaan dimana-mana merasuk Tangisan memekakkan telinga walau tertutup Darah bersimbah tak berharga Genangi kota tanpa sungai

Duniakah yang kejam Atau manusia tak mengerti bahasa Semau mulut memaki penuh dengki Semau tangan melempar tiada maaf

Laut milik kita jadi bencana Gunung pun ikut mengamuk Tak tahan dengan pilu luka dunia Mewarnai langit jingga hingga larut

Tuhan, di mana kami berpijak Tuk bernapas lega di padang pasir Bernaung dengan hati riang tanpa takut Makan dan minum yang diberkahi

Tak perlu lagi terdengar dentuman setiap waktu Membunuh makhluk tiada dosa Hilangkan nyawa dari desanya Walau tak rela namun terpaksa

Atau harga diri yang tercabik-cabik tiada pembela Saudara tak peduli lagi Semua jadi musuh yang garang Hanya karena kekuasaan dan tekanan

Wahai dunia yang telah renta Negeri ini rindu kedamaian Membasuh jiwa-jiwa penuh cinta Hangatkan hati dengan tulus

Hanya waktu yang kan menjawab Arti sebuah kata yang terucap Telah benci dengan kepalsuan Memeluk lembut namun mencekik

Kelak kan datang masanya Siang malam dipenuhi senyuman Salam sapa pada semuanya Lupa akan penderitaan

Kelak kan datang masanya Anak cucu tak perlu mengais dengan keringat Ikan-ikan tak takut melintasi perbatasan Semua bersaudara tak ada dendam

Inilah negeri penuh cinta tiada tara Mengantar diri menggapai asa dalam do'a Kedamaian jadi naungan bak atap Kasih sayang jadi pelindung yang abadi

Syekh Yusuf, 26 Januari 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin