Viral! Nasa Berburu Air di Bulan, Jawaban Sumber Kehidupan dan Bahan Bakar Roket

Ruang Sekolah-Akhir ini, Badan Penerbangan dan Antariksa atau NASA sedang berburu air di Bulan. Mereka menemukan sumber kehidupan baru yang dapat dikirim ke planet bumi. Perusahaan robotika luar angkasa, Astrobotic, akan mengirimkan robot bajak ke bulan pada tahun 2023. Namun, roket komersial mana yang akan membawa bajak seukuran kereta glof itu belum diputuskan.

Dilansir dari laman, Viva, Minggu (14/06), robot tersebut adalah Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER). Robot tersebut yang akan berburu air di bulan bagian Kutub Selatan serta mencari tahu seberapa banyak kandungan air yang tersimpang di satelit bumi tersebut.

Nasa Berburu air di bulan

Lembaga NASA memetakkan kandungan air di bulan sehingga dapat bermanfaat di masa akan datang. Astrobotic salah satu alat penyedia robot yang terpilih mengikuti program Commercial Lunar Payloard Services (CLPS) NASA.

CLPS itu sendiri berfungsi untuk membantu NASA mengirimkan muatan ke Bulan dalam progam Atemis. Program ini menjadi ajang sejarah astronot perempuan pertama di bulan pada tahun 2024, dengan nilai kontraknya mecapai U$$199,5 juta atau sekitar Rp2,8 triliun.

VIPER juga akan menumpang pada pesawat pendarat Griffin. Maka, robot penjelajah tenaga surya tersebut akan lakukan misi penjelajahan selama 100 hari. VIPER akan menempuh perjalanan sejauh 12 mil serta diberikan pelatihan untuk memetak dan berburu air di bulan.

NASA tertarik untuk berburu air di bulan. Mereka menyakini, air tersebut dapat menjadi sumber kehidupan manusia. Juga, bisa dijadikan bahan bakar roket, oksigen dan untuk bertahan hidup manusia. Mereka tahu, bahwa di bulan terdapat air es di Kutub Selatan Bulan, namun masih belum tahu jumlahnya.

“Kunci hidup di bulan adalah air. Sama halnya dengan bumi setelah ditemukan air 10 tahun silam, maka kita perlu tahu apakah air di sana dapat menjadi sumber kehidupan  bagi manusia di sana? Penelitian ini akan menjawab pertanyaan tentang di mana letak air itu dan berapa banyak yang bisa digunakan,” kata Manajer Proyek VIPER, Daniel Andrew.

Pada tahun 2021, NASA juga akan mengirimkan robot pendarat, yaitu Paregrine. Robot tersebut yang akan mengirimkan muatan kecil ke permukaan bulan untuk keperluan dan kebutuhan NASA.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin
Apr 11, 2020, 5:49 PM - Ruang Sekolah