MENGENAL JALUR SELEKSI PTN YAITU SNMPTN, SBMPTN DAN MANDIRI

 

1.SNMPTN merupakan singkatan dari seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri atau yang dikenal dengan jalur undangan, proses seleksinya mengukur kemampuan akademis melalui nilai rapor di 5 semester terakhir, siswa yang bisa mendaftar untuk jalur SNMPTN hanya angkatan 2021. Selain itu jalur ini juga memperhatikan jejak alumni, akreditasi sekolah, prestasi akademik maupun non-akademik (dibuktikan dengan sertifikat dan piagam penghargaan) meskipun begitu terlihat banyak yang harus dipersiapkan, namun untuk jalur SNMPTN tidak perlu mengikuti ujian tulis atau UTBK alias bebas tes dan biaya dibutuhkan untuk mengikuti jalur ini gratis.Tapi perlu ketahui juga tidak semua siswa dapat mengikuti jalur ini, tergantung dari lolos tidaknya dalam pemeringkatan yang diadakan sekolah. Karena untuk jalur SN sekolah yang tentukan siapa yang berhak ikut dan tidak  semuanya tergantung kuota yang diberikan oleh LTMPT. Tapi bukan berarti yang masuk pemeringkatan sekolah dijamin lolos SNMPTN, semuanya tergantung universitas dia mendaftar.

 b) SBMPTN

Merupakan singkatan dari seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri, meskipun hanya berbeda satu kata yaitu "nasional" dan "bersama", namun proses seleksinya yang dilakukan sangat berbeda. Untuk mendaftar SBMPTN, diwajibkan untuk mengikuti ujian tulis berbasis komputer atau UTBK, dengan mengerjakan dua jenis tes yaitu tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA) Skor UTBK itulah yang digunakan untuk mendaftar SBMPTN (UTBK ADALAH TESNYA SEDANGKAN SBMPTN ADALAH JALUR SELEKSINYA). Jalur ini dapat diikuti oleh kelas 12 dan alumni 3 tahun terakhir, dan bagi yg telah lulus SNMPTN baik disaat kelas 12 maupun alumni 3 tahun terakhir tidak bisa lagi ikut SBMPTN, dikarenakan agar teman-teman pejuang UTBK lebih berpeluang besar untuk masuk PTN maupun politeknik. Untuk mengikuti jalur ini perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 200.000,00 dan untuk kelompok campuran sebesar Rp 300.000,00 dan pemegang KIP-kuliah tidak dipungut biaya sepeserpun.

c) JALUR MANDIRI 

Untuk ujian seleksi mandiri sendiri, itu tergantung dri PTN masing-masing, kapan mereka mau mengadakan ujian mandiri dan jenis seleksinya juga berbeda-beda. Seperti: SIMAK UI, UTUL UGM, dan SMM USU. UM ini biasanya juga menggunakan nilai UTBK dan nilai rapot, semua tergantung kebijakan PTN masing-masing. Jalur ini tergolong mahal untuk masalah biayanya, karena ada uang pangkal dan UKT nya juga lebih tinggi dari jalur SN dan SB, jalur mandiri juga kadang disebut jalur Sultan, soalnya kadang ada yang rela membayar sampai ratusan juta demi masuk PTN impian mereka karena memang bisa dibilang jalur ini adalah jalur terakhir "THE POWER OF ORANG DALAM". Tapi untuk rekan-rekan sekalian, masuk melalui jalur seperti itu apalagi sampai membayar ratusan juta hanya memvonis diri kalian sebagai orang tidak berguna dan hanya bisa bergantung kepada org lain tanpa melihat kelebihan diri sendiri. Sekalipun mungkin Kalian berasal dari keluarga berada "kaya" sebelumya mohon maaf untuk yg berlatar belakang keluarga kaya, nanti bagaimana caranya bisa memotivasi orang lain, memotivasi adik-adik dari sekolah kalian, membuka bimbingan belajar untuk masuk PTN nya seperti yang diadakan beberapa alumni PTN terbaik di Indonesia. Bukankah sebaik-baiknya manusia dia yang bermanfaat bagi orang lain? Dan pikir juga kasian mereka yang belajar berbulan-bulan harus gugur hanya karna keegoisan kita membayar kursi tanpa usaha yang keras. "Lambat masuk PTN lebih baik daripada cepat tapi dengan cara hina."

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.