Kisah Nasabah Axa Mandiri Tertipu di saat Krisis Ekonomi Pandemi Covid-19

Ruangsekolah.net-Berawal dari istri mengurus kartu ATM yang rusak untuk diganti ke kartu ATM yang baru. Selesai melakukan penggantian kartu tersebut, CS Bank Mandiri menawarkan sebuah produk, yaitu tabungan pendidikan anak berjangka. Dengan kalimat manis dan perkataannya yang membuat istri saya berpikir positif, yaitu demi masa depan anak. Maka dia meng-iyakan tawaran tersebut. 

Dalam ke-awam-an dan pengetahuan istri saya karena pendidikannya yang rendah, ajakan staf itu untuk melakukan tabungan pendidikan masa depan anak. Dia mau ikut serta dalam program itu, karena di sana dijelaskan pula, bahwa nama orang tua yang mendaftarkan anaknya akan diikut sertakan dalam asuransi jiwa, yaitu asuransi kematian. 

Seiring berjalannya waktu (selama 2 tahun) tiba-tiba terjadinya musibah, yaitu wabah corona masuk ke Indonesia. Perekonomian rakyat menjadi mati dan minim penghasilan bahkan tidak ada sama sekali penghasilan. Berawal dari sinilah saya kebingungan untuk melakukan pembayaran premi bulanan yang nilainya sebesar Rp. 500 ribu perbulan. Kebingungan saya terjadi karena sudah hampir berjalan 3 bulan saya tidak melakukan premi bulanan itu.

Di saat kebingungan itu melanda, saya mencoba melakukan cek saldo rekeningan tabungan pendidikan itu. Dalam bukunya tertulis nomor polis, maka saya melakukan cek via sms. Betapa kagetnya saya, selama berjalan hampir 2 tahun menjadi peserta tabungan pendidikan (kata coustemer service bank mandiri) ternyata saldo saya tidak ada 50% nilainya. 

Akhirnya saya mencari tahu dan informasi via internet yaitu mesin Google dengan kata kunci SALDO AXA MANDIRI. Ketemulah salah satu link soal bermasalahnya Axa Mandiri ini. Lalu, saya cari tahu lagi di sosial media yaitu facebook, dipencarian facebook dengan kata kunci Axa Mandiri, saya menemukan group facebook yang nama group itu penipuan Axa Mandiri. Di situlah saya masuk dan bergabung dan melihat isi postingan anggota group yang berkeluh kesah tentang hilangnya uang mereka.

Ya Allahhh..

Betapa hancur hati ini mengetahui kalau uang saya hilang akibat tertipunya perkataan manis staf bank Mandiri tersebut.

Buat rekan-rekan komunitas group menulis ini, tolong beritahu saudara, teman, atau siapa pun jua agar meninggalkan Axa Mandiri. Bagi yang telah bergabung ke dalamnya bila itu masih baru beberapa bulan, segera lakukan pembatalan dan permintaan refund full 100%. Namun,  bila sudah berjalan cukup lama, ajukan keluhan soal ini dan jangan Anda isi rekening tabungan Mandiri Anda, di mana pembayaran premi diambil dari autodebet di sana. Jangan sampai kita menyesal setelah mengikuti dan mengambil program itu, yang padahal bukan tabungan pendidikan anak, melainkan investasi bodong.

#Note

Sengaja saya sebutkan nama instansinya agar banyak yang faham dan tahu, dan juga agar tidak mengikuti jejak seperti kami ini.

Penulis: Ahmad Efendi Pepeng

Kutipan Tertulis di Group Facebook Komonitas Bisa Menulis, Jumat 22 Mei 2020.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin