6 Kesalahan Mendidik Anak yang Dilakukan Orang Tua Milenial

Kesalahan mendidik anak yang dilakukan orang tua hari ini berdampak pada konsekuensi karakter anak menjadi amoral dan sewenang-wenang. Tentu, sebagai orang tua pasti khawatir dan sangat sedih jika sang anak bersikap layaknya preman yang kelaparan.

Dimulai rasa kekhawatiran, biasanya orang tua akan membatasi ini itu yang disenangi anak-anak. Pada dasarnya, karakter anak dan orang tua sangat berbeda. Ia masih lingkup dunia permainan dan ingin melalukan hal baru yang dilihatnya.

Dengan demikian dalam dunia parenting, mental anak tertekan dan menjadi karakter yang akan dibawa ke masa depan. Jangan salahkan jika anaknya berbeda dengan yang lain, tidak setangguh anak yang lain dan dia lebih mengurungkan diri dan menjauhi  aktifitas sosial.

Oleh karena itu, saya akan membahas  6 Kesalahan Mendidik Anak yang Dilakukan Orang Tua Milenial, di antaranya:

1. Membatasi Dunia Hiburan Anak

Sebagai orang tua memiliki kekhawatiran pada anaknya untuk melakukan apa pun, sebab anak kecil masih belum memiliki logika berpikir yang mumpuni. Namun, kekhawatiran tersebut tidak serta merta memotong hiburan anak yang menjadi kebiasaannya. Sebagai orang tua boleh membatasi, tapi membatasi segala apa pun sehingga sang anak tertekan, itu dapat menurunkan energi mental yang sudah dibangun.

6 Kesalahan Mendidik Anak yang Dilakukan Orang Tua Milenial

Maka dari itu, pembatasan ini meliputi kegiatan yang negatif seperti kebiasaan buruk meliputi menerima barang dari tangan yang kiri, minum sambil berdiri, berlari ke jalan, main gadget, dan sebagainya. Namun, orang tua membatasinya dengan cara yang lembut sehingga tidak menciutkan energi mental anak.

2. Memberikan Gadget pada Anak Usia Dini

Orang tua harus bisa berpikir dan memilah mana yang baik dan tidak baik atau positif atau negatif. Pemilahan ini sesuai dengan jenjang umur dan karakter anak. Kebanyakan, anak di usia yang masih kecil, orang tua membelikan gadget. Bukan menyalahkan alat teknologi tercanggih tersebut, namun bagaimana menggunakan teknologi pada kebaikan dan kemanfaatan.

Memberikan Gadget pada Anak Usia Dini

Bayangkan saja, anak yang belum berpikir secara jernih, ia dapat menggunakan teknologi sebagai permainan saja bahkan melemparkan ke lantai hingga terbagi menjadi dua bagian. Selain itu, kebiasaan itu akan menurunkan semangat belajar, sebab kenyamanan teknologi sudah mendarah daging bagi tubuhnya.

3. Kebiasaan Terlalu Banyak Menonton TV

Neilsen Media Research melaporkan bahwa anak-anak di Amerika Serikat dengan usia 2-11 tahun menghabiskan waktunya untuk menonton TV selama 3 jam 22 menit dalam sehari. Tentu, hal ini perlu diterapkan oleh orang tua Indonesia untuk menjaga kebiasaan anak.

Kebiasaan Terlalu Banyak Menonton TV

Biasanya, orang tua lebih menyuruh anak untuk menonton TV agar terhindar dari gangguan anak dalam aktifitasnya. Pada kenyataanya, TV bukan semuanya menampilkan hal yang positif, namun ada juga hal negatif yang perlu difilter oleh orang tua sebagai tontonan anaknya.

4. Ruang yang Sempit Bagi Anak

Kesalahan mendidik anak selanjutnya adalah ruang antara anak dan orang tua sangatlah sempit. Artinya, ruang berbagi cerita dan kebersamaann orang tua dan anak terpotong dengan kesibukan dunia nyata orang tua sehingga anak akan lebih mengurung diri dan berasa dunia ini sunyi.

6 Kesalahan Mendidik Anak yang Dilakukan Orang Tua Milenial

Kebiasaan ini yang sering dialami anak sekarang, tak menutup kemungkinan orang tua akan mencarikan baby siter untuk anaknya, setidaknya tidak ada kehampaan. Jika ditanyakan pada nurani sang anak, ia akan lebih senang bersama orang tua daripada orang lain.

5. Kesalahan Mendidik Anak dengan Mengkritik dan Membandingkan

Kritik itu boleh namun kritik yang membangun bukan menyakitkan. Apalagi orang tua membandingkan anaknya dengan anak yang lain, tentu ia merasa gagal menjadi anak yang baik di bumi ini. Sikap orang tua yang seperti ini yang harus dihindari agar perasaan anak tidak merasa tertekan dan dunianya sempit.

6 Kesalahan Mendidik Anak yang Dilakukan Orang Tua Milenial

Selain itu, kritikan yang dilontarkan orang tua sesuai dengan batasan umur dan karakter anaknya. Misalnya, jika pada umur 3-7 tahun mengkritik dengan cara yang sopan dan lembut, bukan sambil emosi dan memukul sehingga anak akan menangis. Tangis pun juga akan dikerasi juga. Anak pun akan beranggapan bahwa orang tua tidak peduli dan mencari perlindungan pada nenek atau kakaknya sendiri.

6. Adu Mulut dengan Anak

Saat anak diomelin pasti ia akan membalasnya dengan upacapan juga. Anda terpancing dan tersulut amarahnya sehingga perang mulut berkecamuk dan berakhir dengan kekerasan orang tua pada anaknya. Maka, sebelum hal ini terjadi, orang tua bisa mengucapkan dengan kata-kata yang tegas dan membuat anak merasakan kesalahannya.

6 Kesalahan Mendidik Anak yang Dilakukan Orang Tua Milenial

Faktanya, orang tua yang kalah berargumen dengan anak, ia pasti melakukan berbagai tindakan agar sang anak tidak menyudutkan dan memalukan di depan. Tanpa kita ketahui, sikap ini akan menjadi karakter keras yang berdampak di masa akan datang.

Oleh karena itu, 6 kesalahan mendidik anak di era milenial ini menjadi kewajiban orang tua sebagai orang pertama berlabuhnya anak. Karakter dan kebiasaan anak perlu diperhatikan dan diteliti kembali, agar tidak menjadi karakter yang dapat berdampak buruk pada anaknya di masa depan. 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Tulisan Populer
Jun 13, 2020, 5:39 AM - Pohon Jalang
Mei 17, 2020, 4:50 PM - Renalia Rhomadani
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan