Kemarin Sore

 

Di atas pasir hitam kutulis sajak tentang rindu

dan udara yang diselimuti kabut

menderu bagai sampan kencang melaju

hingga segumpal aspal tumpah di sampingku

siang, dia dimana?

Terik mataharimu sudah melelahkanku,

menutup pesan sore lalu

Sedang perjalanan sudah separuh tempuh

Didepan telah ada bisikan riuh

Ingin segera sampai pada hari ketujuh

Kini masih kutulis sajak untuknya

Masih ada satu kata

Ketiban aspal, kembali aku mencari celah kabut yang tebal

Menuju tirai ketenangan

Untuk pesan kemaren sore

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Jun 28, 2020, 9:52 PM - AHMAD BAISUNI
Jun 22, 2020, 4:58 PM - AHMAD BAISUNI
Jun 21, 2020, 8:57 PM - AHMAD BAISUNI
Jun 20, 2020, 8:14 PM - AHMAD BAISUNI
Penulis
Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin
Apr 11, 2020, 5:49 PM - Ruang Sekolah