Hukum Shalat Tarawih Saat Pandemi dan Ngebut?

Assalamualaikum Wr. Wb. Brother and Sister Fillah.

Tak terasa ya kita telah berada di dalam bulan suci Ramadhan. Bulan di mana pintu-pintu ampunan dibuka lebar-lebar, semua perbuatan yang kita lakukan pun mendapat pahala. Tapi, perbuatan yang baik-baik saja loh yang mendatangkan pahala.

Ramadhan terkenal dengan sebutan bulan Al-Quran. Karena di bulan tersebutlah Al-Quran diturunkan dari lauhil mahfudz kepada baginda Nabi Muhammad SAW lewat perantara Jibril. Seperti yang tercantum didalam surat al-Qadr ayat:

"Sesungguhnya kami telah menurunkan (Al-Quran) pada malam qadar".

Tapi, Ramadhan kali ini berbeda karena dengan menyebarnya virus covid-19 semua gerakan terbatasi. Termasuk shalat tarawih yang sudah menjadi ikon Ramadhan sendiri.

Baca juga: Covid-19 Bukan Halangan Untuk Tingkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Maka saya di sini akan menjelaskan tentang bagaimana hukum shalat tarawih itu sendiri dan mungkin bisa agak melebar sedikit dari judul. Oke, tanpa bertele-tele lagi. Langsung saja kita masuk pembahasan. Masih kuat kan membacanya?

Shalat tarawih adalah shalat yang di sunnahkan oleh Nabi kepada umatnya, yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Apa salahnya kita melakukan sunnah itu yang datang cuma sekali setahun. Rasulullah pun mengatakan, "... Baginya diampuni dosa-dosanya yang telah lewat." seperti bunyi hadist di bawah ini:

Dari abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang melakukan ibadah di bulan ramadhan hanya karena iman dan mengharap ridho Allah SWT. Maka baginya diampuni dosa-dosanya yang telah lewat." (HR. Bukhori dan muslim).

Wahh... Enak ya? Cuma menjalankan sunnah tapi dapat ampunan dosa yang telah lewat. Itulah indahnya Islam.

Baca Juga: Cara Menghadapi Virus Corona di tengah Bulan Puasa

Tau gak sih? Kalau shalat tarawih adalah perbuatan yang baik yang selalu Nabi kerjakan. Tapi, Nabi juga agak khawatir kalau mendzalimi atau berterus terusan melakukan satu amalan bisa saja diwajibkan untuk umat-nya, makanya Nabi terkadang  meninggalkan satu amalan karena khawatir diwajibkan sesuatu hal Sunnah.

Hal ini sebagaimana keterangan di bawah ini:

"Sesungguhnya ketika Nabi menekuni sesuatu dari amalan dan diikuti umat-nya, maka perkara tersebut telah diwajibkan atas umat-nya".

Keterangan ini berdasar atas hadist yang diriwayatkan oleh Ummul Mukminin ibunda Aisyah:

Aisyah Radiallahuanha berkata: "Dan Rasulullah SAW meninggalkan amalan yang beliau suka melakukannya, karena beliau khawatir para sahabat menirunya, sehingga amal itu diwajibkan atas mereka (Disepakati atasnya)."

Terus bagaimana dengan hukum shalat tarawih di masa pandemi seperti sekarang ini?

Jadi gini, shalat sunnah itu dianjurkannya dilaksanakan di rumah saja. Seperti hadist berikut:

Dari Zaid bin Stabit bahwasannya Nabi SAW bersabda: "Karena sesungguhnya paling afdholnya shalat bagi seseorang adalah ketika dia shalat di rumahnya kecuali sholat fardhu."

Di sini dijelaskan tentang keutamanya sholat nafillah atau sunnah di rumah, sementara shalat fardhu tetap lebih afdhal di masjid. Jadi karena sholat tarawih adalah sholat nafillah maka, afdhal-nya dilaksanakan di rumah saja. Nah, pas ini karena sekarang sedang pandemi. Jadi  tetap bisa dapat pahala keutamaan dengan tetap stay di rumah aja.

Bagaimana dengan hukum shalat tarawih yang ngebut?

Hukum shalat tarawih yang terlalu cepat atau bahasa lainnya ngebut yang menyebabkan tidak lengkapnya bacaan rukun qouli-nya dan tidak bisa thuma'ninah dalam rukun fi'li-nya, maka dihukumi tidak sah dan termasuk bid'ah yang jelek. (Sumber: Buhgyatul Mustarsyidin hal. 61 dan Nashoihud hal. 38 )

Jadi... Hukum sholat tarawih adalah sunah dan afdhal-nya dilaksanakan di rumah, tentu itu tidak menyalahi social distancing yang digemborkan pemerintah kan? 

Larangan untuk shalat ngebut atau terlalu cepat karena itu bisa menyebabkan bacaan rukun qouli-nya tidak lengkap dan mungkin lagi tidak tuma'ninah bisapun menjadi bid'ah yang jelek. Naudzubillah.

Waalaikumsalam Wr. Wb.

Penulis: Fakkar Akbar Ramadhan

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Des 12, 2020, 9:28 AM - SiPintar.com
Agt 18, 2020, 6:34 PM - LelyRisnawatiDamanik
Agt 17, 2020, 9:51 PM - Alfan Ramadhan
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Baru
Okt 17, 2021, 11:12 PM - Della putri utami
Okt 17, 2021, 11:03 PM - Andi Anis Magfiroh
Okt 8, 2021, 12:01 AM - Regita Putri Cahyani
Okt 7, 2021, 11:55 PM - Ilham Saifullah