Dunia Sedih, Corona Belum Kembali

Berbagai belahan dunia sekarang ini mengalami kejadian yang luar biasa penyakit corona virus Disease 2019 (COVID-19), tak terkecuali Indonesia. Virus ini berasal dari Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019 lalu, dalam waktu tiga bulan saja virus ini sudah terdeteksi pada orang di hampir semua negara. 

WHO menjelaskan penyakit ini sebagai pandemi yang berarti penyakit ini sudah menyebar diberbagai belahan dunia. Pandemi virus corona hingga kini masih belum berakhir dan makin bertambah dari hari ke hari. kasus Covid-19 di seluruh dunia hari ini per Sabtu (25/07/2020) yakni mencapai 15.928.257 kasus. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 641.806 pasien meninggal dunia dan 9.713.327 pasien telah sembuh. 

Baca Juga: Deretan Vitamin Ampuh Cegah Virus Corona

Virus corona merupakan virus yang berbahaya. Virus ini tidak dapat dilihat secara langsung melalui mata. tetapi dapat dilihat menggunakan alat bantu berupa mikroskop. Sebagian besar kasus awal Covid-19 di China akibat paparan langsung dengan hewan liar di pasar Huanan hingga kemudian menjadi transmisi dari manusia ke manusia .

Tapi jangan panik, kita bisa melakukan pencegahan dari sekarang, yang perlu kita tau penyebaran virus ini adalah ketika partikel virus mengenai mata hidung dan mulut. Lalu apa sih yang bisa kita lakukan? 

Baca Juga: Corona: Si Kecil Pengguncang Dunia

Yang pertama, jangan menyentuh muka atau mengucek mata apalagi jika tangan dalam keadaan kotor tanpa kita sadari kita sering sekali menimbun kotoran ditangan kita.

Kedua, gunakan masker untuk mencegah virus corona jangan gunakan masker lebih dari satu hari karena masker tersebut bias menimbun bakteri-bakteri dan bisa berkembangbiak dan gunakan masker yang memenuhi standart rumah sakit.

Baca Juga: Pemanfaatan Teknologi di Era Covid-19

Ketiga, jaga jarak dengan mereka yang sakit jarak yang dianjurkan 0,5 meter sampai 2 meter untuk tetap aman dari jangkauan partikel virus.

Keempat waspada di tempat keramaian dan saat menggunakan barang bersama karena partikel virus terkadang bias menmpel pada benda tersebut seperti saat kita menyentuh gagang pintu pegangan tangga, tombol lift dan sebagainya.

Kelima rajin mencuci tangan secara menyeluruh minimal hingga 20 detik.

Baca Juga: Galaxy Watch, Aplikasi Buatan Samsung Pengingat Cuci Tangan

Keenam hindari berjabat tangan karena dengan berjabat tangan dapat dengan mudah mentransfer partikel virus dan yang terakhir yang paling penting jaga kesehatan seperti makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, minum vitamin dan lain sebagainya. 

Corona dan Pendidikan

Berbicara tentang virus corona, ternyata virus ini juga berdampak bagi pendidikan. Pandemi Covid-19 di Indonesia telah melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar di instansi pendidikan. Setidaknya ada 1,3 miliar sekolah di dunia tutup akibat virus asal Wuhan ini.

Di Indonesia, ada 646,2 sekolah ditutup dari jenjang pendidikan PAUD sampai perguruan tinggi. Akibatnya, 68,8 juta siswa belajar di rumah dan 4,2 juta guru dan dosen mengajar dari rumah. 

Baca Juga: Belajar Efektif Melalui Guru Kreatif SD/MI Di Tengah Kondisi Pandemi

Hasil survei yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada April 2020 menunjukkan 97,6 persen sekolah telah melaksanakan kegiatan belajar dari rumah. Hanya menyisakan 2,4 persen sekolah yang masih tetap menjalankan kegiatan belajar-mengajar di instansi pendidikan.

pencegahan penyebaran Virus Corona COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintah di sejumlah negara, adalah dengan cara menutup kegiatan belajar mengajar di sekolah. Hal tersebut terpaksa dilakukan untuk mencegah adanya pertemuan orang dalam jumlah banyak. 

Sebagai gantinya, ada beberapa dari mereka yang memberlakukan kegiatan belajar secara online, yang menjadi solusi paling efektif saat ini karena bisa dilakukan di mana saja, terutama di rumah. 

Baca Juga: Cara Tetap Sehat dan Menyenangkan Belajar Di rumah

Ketahuilah bahwa hal ini dapat mencegah corona, stop egois untuk terus meminta sekolah tetap dibuka, belajar dari kejadian ketika sebuah sekolah di Pariaman, Sumatera Barat seluruh siswa satu sekolah melakukan tes swab setelah diketahui satu guru dan operator sekolah itu positif Covid-19. Selain itu, sekolah tersebut untuk sementara ditutup hingga 14 hari ke depan dan seluruh ruangan disemprot disinfektan. Mari pikirkan kembali lebih baik menghindar atau menjadi korban? 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis
Tulisan Baru
Okt 17, 2021, 11:12 PM - Della putri utami
Okt 17, 2021, 11:03 PM - Andi Anis Magfiroh
Okt 8, 2021, 12:01 AM - Regita Putri Cahyani
Okt 7, 2021, 11:55 PM - Ilham Saifullah