Diksi: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Pemilihan Diksi

Dalam sebuah karya puisi, diksi ini berperan sangat penting dalam keberlangsungan sebuah narasi. Narasi bisa hidup, jikalau penulis memilih diksi yang bagus. Sebaliknya, puisi terasa hambar, manakala pemilihan diksinya kurang bagus. Sebab, diksi ini akan menjadi motorik dari elemen puisi lainnya, seperti majas, tipografi, rima, irama dan lainnya.

Sebelum ke pengertian diksi, kita harus mengetahui apa itu puisi? Menurut Mafrukhi (2006), puisi merupakan jenis karya sastra yang berbentuk singkat dan berisi kata-kata indah yang digunakan penyair untuk mengekspresikan gagasan dan pikirannya.

Sedangkan menurut Waluyo (2002), puisi memiliki unsur-unsur fisik yang menjadi satu kesatuan seperti diksi, pengimajinasian, kata konkret, majas, dan tipologi.

Baca Juga: Materi Lengkap Pengertian Puisi, Jenis dan Contohnya

A.   Pengertian Diksi

Menurut Keraf (2008), diksi adalah pemakaian kata yang digunakan untuk dapat menginformasikan sebuah gagasan dalam bentuk kelompok kata yang sesuai serta tepat dalam situasi.

Sedangkan menurut Enre, diksi yaitu pilihan kata yang tepat dan selaras dalam mewakili perasaan yang nyata dalam pola sebuah kalimat.

Dari dua penertian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan diksi adalah pilihan kata yang digunakan oleh penulis untuk menggambarkan isi atau cerita dari tulisan yang di buatnya. Diksi atau biasa disebut dengan untaian kata penuh makna memanglah sangat sakral dimasukkan ke dalam tulisan, baik itu puisi, karangan, cerpen ataupun novel.

Diksi

Diksi dapat membuat kita mengerti tentang karakter penulis hanya dengan pilihan kata-kata yang digunakannya dalam sebuah tulisan dan dapat menjadi pembeda antara penulis satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: Materi Unsur Fisik Puisi dan Unsur Batin Puisi

B.  Jenis-Jenis Diksi

Jenis diksi bisa dibedakan berdasarkan:

Berdasarkan makna, diksi dibedakan menjadi 2 antara lain:

a) Makna denotasi atau makna sebenarnya.

b) Makna konotasi atau makna kiasan.

Berdasarkan leksikal, diksi dibedakan antara lain:

a) Sinonim atau persamaan kata.

b) Antonim atau perlawanan kata.

c) Homonin atau kata yang memiliki ejaan sama namun berbeda makna.

d) Homofon atau kata yang memiliki pelafalan sama namun ejaan dan makna berbeda.

e) Homograf atau kata yang memiliki ejaan sama namun memiliki makna dan ejaan yang berbeda.

f) Polisemi, kata yang memiliki banyak pengertian.

g) Hipernim, kata yang mewakili banyak kata lainnya, dan hiponim kata yang terwakili oleh hipernin.

C.  Fungsi Diksi

Diksi memiliki banyak fungsi baik itu bagi pengerang maupun pembaca. Fungsi diksi antara lain:

1. Menentukan arah dan penggunaan kata agar sebuah tulisan terlihat lebih jelas dan tidak menimbulkan keambiguan.

2. Diksi juga berfungsi untuk memperindah tulisan yang dituangkan oleh penulis.

3. Diksi membantu pembaca memahami maksud dari tulisan yang penulis sampaikan.

4. Diksi yang memiliki jutaan makna juga dapat membuat komunikasi yang dilakukan menjadi lebih efektif dan efesien.

5. Diksi dapat menggambarkan ekspresi yang tertuang dalam tulisan.

Baca Juga: Cara Mudah Menulis Puisi Akrostik

D.  Pemilihan Diksi Puisi

Cara pemilihan diksi puisi bagi para penulis bisa dilakukan dengan cara memperbanyak bahan bacaan, baik itu buku, puisi, cerpen, novel atau tulisan apa pun agar dapat menambah pembendaharaan kosa kata kita. Semakin banyak kosa kata yang kita miliki makan semakin banyak juga pilihan diksi yang bisa kita gunakan dalam sebuah tulisan agar tulisan terlihat bervariasi dan tidak monoton.

E. Analisis Diksi Puisi

Analisis diksi dalam puisi bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:

1. Tentukan makna yang diusung oleh penulis dalam sebuah puisi agar kita tahu apakah diksi yang digunakan adalah lugas atau kiasan.

2.  Tentukan tema atau inti dari puisi yang kita baca.

3. Tentukan kualitas kata yang digunakan penulis dalam puisi.

4. Tentukan kesesuaian kata yang penulis gunakan dalam membangun suasana dan citra dalam puisi.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kendala Menulis Puisi untuk Pemula, Wajib Kamu Tahu!

F.  Kesimpulan

Diksi adalah kata yang berfungsi sebagai sesuatu yang dapat dinarasikan dalam sebuah karya atau tulisan. Namun, kata ini bukanlah kata yang sembarangan, antara kalimat satu dengan lainnya harus berkesinambungan atau antara baris satu dengan baris lainnya saling berhubungan. Pada hakikatnya, puisi adalah narasi yang mengalir, maka butuh pemilihan kata yang mengalir.

 

*Penulis: Wa Ode Ainul Rafi’ah, Risma Najati, Dwi Maharani, Oktin Tri D, Naning Novianto, Rusma Mawardani, dan Ainun Mahya R.

 

Daftar Pustaka

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Baru
Agt 28, 2021, 8:15 PM - Ruang Sekolah
Agt 27, 2021, 11:00 PM - Pohon Jalang
Agt 27, 2021, 10:59 PM - karduskarton