Dialog Gelombang

Dialog Gelombang*

; Pantai Pasir Tobaku

 

Ada rasa setiap suasanaku

Ada orang menghampiri dengan mengepal pilu

Erat dan sembunyi sehingga tidak ada yang tahu

kemudian, membuangya ke lautan

lalu kembali kedaratan.

Mungkin dan mungkinkah

pilu ini mesti bertahan di dekatku?” ucapku dengan gerang.

 

Aku kembali dengan tangan menggenggam

Tak bisa aku buang dengan sembarang.

Esok aku kembali lagi

melewati jalan menanjak di ujung Tobaku

sama seperti semua dengan emosi membara.

tapi sebelum tangan diangkat

ada suara menjawab.

Jika yang kamu buang adalah cinta

maka bunglah di tengah tubuhku

agar pilumu dihapus amukan gelombang,” jawab gelombang.

Aku pun berangkat ke tubuhnya

Dan membuangnya

Dan aku ikut menghilang

Sebab aku terbebas dari pilu dunia

 

Pamekasan, 2019

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Agt 17, 2022, 11:36 PM - Pohon Jalang
Jul 20, 2022, 5:04 PM - Ahmad khoirul anwar
Jul 20, 2022, 5:03 PM - Ahmad khoirul anwar
Mar 7, 2022, 8:28 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 8:28 PM - Ruang Sekolah
Mar 7, 2022, 8:04 PM - Ruang Sekolah
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer