Cara Pintar Mengengola Keuangan Anak Kos Di masa Pandemi Bagi Mahasiswa

Covid 19 (Corona Virus Desease) pertama kali muncul di Kota Whuan China pada akhir 2019,di Indonesia sendiri pun telah mengkonfirmasi kasus pertama covid 19 pada senin 2 Maret 2020 tepatnya di kota Depok, Jawa Barat, 2 orang posistif terjangkit virus corona yakni perempuan yang berusia 31 tahun dan seorang ibu yang berusia 64 tahun, yang sempat kontak langsung dengan warga Jepang yang terinfeksi virus corona.

Penyebaran virus corona ini sangat cepat dan mematikan. Penyebarannya melalui kontak langsung antara manusia melalui mata,hidung,dan mulut. Tanda-tanda orang yang terinfeksi virus corona adalah suhu tubuh naik, demam, lidah mati rasa, batuk, nyeri ditenggorokan, kepala pusing,dan sesak nafas.

Untuk mencegah penyebaran covid 19 beberapa wilayah telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada tahun 2020. Pada 2021 kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar diganti dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).  Lantas adakah dampaknya pada dengan diberlakukan kebijakan ini?

Baca Juga: Makna Tersirat Aksara Jawa Terhadap Kepribadian Orang Jawa

 

Dampak dari covid 19 ini memunculkan masalah-masalah sosial hampir diseluruh sektor kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah pengangguran. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat hampir semua aktivitas sosial dilarang dan ditunda sementara waktu, melemahnya ekonomi,pemutusan hubungan kerja (PHK), pariwisata ditutup,pembelajaraan daring, pusat perbelanjaan sepi pengunjung, serta pada sektor informal seperti ojek online, sopir angkot, pedagang keliling, UMKM, dan kuli kasar yang mengalami penurunan pendapatan.

Lantas adakah dampaknya bagi mahasiswa perantauan yang tinggal dikos? Tentu saja ada selain berdampak pada kesehatan mental,covid 19 ini juga berdampak pada keadaan ekonomi mahasiswa perantauan. Mengapa? Dikarenakan orang tua yang terkena dampak dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat,yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja,UMKM ditutup,serta buruh yang mengalami penuruan pendapatan sehingga beban yang ditanggung makin besar. Sehingga orang tua merasa keberatan memberikan uang untuk keperluan kuliah anaknya.

Dalam menghadapi berbagai masalah diatas bagaimana mahasiswa mengelola keungan dimasa pandemi saat ini? Simak beberapa cara pintar berikut dalam mengelola keuangan anak kos dimasa pandemi :

1.    Menentukan Skala Prioritas

Hal yang sangat penting memilah keperluan yang sangat dibutuhkan dan hanya dibutuhkan ,secara tidak sadar hal ini sangat berpengaruh pada keuangan anak kos. Bagaimana mahasiswa bisa memahami kemampuan ekonominya sehingga bisa memenuhi kebutuhan yang didahulukan dan kebutuhan yang bisa ditunda pemenuhannya. 

Baca Juga: Mengapa Harus Belajr Bahasa Arab? Ini Alasannya

 

2.    Mencatat Semua Pengeluaran

Mencatat semua pengeluaran tiap bulannya atau pertiap Minggunya,hal ini dilakukan agar mahasiswa bisa mengevaluasi setiap pengeluaran dipertiap bulan dan minggunya,dalam satu bulan anda mengeluarkan lebih banyak dari sebulan yang lalu maka anda bisa mengevaluasi dengan cara mengurangi belanja barang atau kebutuhan yang tidak penting atau sekedar nongkrong-nongkrong di cafe.

Tetapi jika pengeluaran anda berkurang dari bulan sebelumnya maka sisa uang yang sudah anda jatahkan pada bulan ini bisa anda tabung dan bisa membeli barang yang anda inginkan karena kebutuhan prioritas anda sudah terpenuhi. 

3.  Rajin Mencari Info Beasiswa

Mendapatkan beasiswa bukan merupakan perkara yang gampang,tetapi akan menjadi mudah apabila selalu berusaha.

Rajin mencari info beasiswa sangat bisa membantu meringangkan biaya kuliahmu,s elain itu menjadi kebanggan tersendiri dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dan menajadi inspirasi banyak orang. 

1.   4.  Cari Penghasilan Tambahan

Pada masa pandemi ini sangat menguras keuangan keluarga yang berdampak pada mahasiswa rantau yang tinggal dikos,pemerintah menganjurkan pembelajaran daring hal sehingga harus membeli paket internet. Mencari penghasilan tambahan bagi mahasiswa juga sangat penting untuk menambah pemasukan, dalam era digital sekarang sangat gampang untuk menambah penghasilan tambahan dengan menawarkan berbagai jasa atau barang-barang diinternet. Menjadi reseller bisa menjadi pilihan mu jika tidak mau ribet dan masih tetap fokus pada kuliahmu. Selain itu juga kamu bisa membuka layanan jasa jika kamu mempunyai sebuah keahlian atau hobi hal ini bisa banget menambah pemasukan keuangan kamu.

Baca Juga: Kuliah Tidak Harus Masuk Kampus, Belajar Di sini dan Peluang Kerja Besar!

 

5. Memahami Situasi

Dalam keadaan sekarang pandemi banyak memberi dampak pada seluruh sektor lapisan masyarakat,lantas dalam keadaan ini siapa yang ingin kita salahkan. Memahami situasi sekarang kita hanya bisa berdoa agar pandemi covid 19 ini bisa menghilang untuk selamanya. Kita tidak perlu khawatir atas hal ini,pasti ada harapan dan hikmah dari covid 19. 

Semoga cara-cara berikut dapat membantu teman-teman mahasiswa lainnya untuk mengelola keuangan yang benar dimasa pandemi.

Bersama kita lawan covid 19 peran seluruh masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya melawan covid 19 dengan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona dengan melakukan social distancing (menjaga jarak),tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, keluar rumah jika ada kepentingan saja.

Dan yang paling utama adalah patuhi protocol kesahatan 5M mencuci tangan,memakai masker,menjaga jarak,menjauhi kerumunan,mengurangi mobilitas.

Semua aturan yang ada diatas ini harus kita patuhi sebagai sebuah bentuk ikhtiar kita pada Allah SWT dengan harapan pandemi covid 19 ini cepat berlalu.

Virus corona ibarat monster

Jagalah jarak disekitarmu

Terima kasih Perawat dan Dokter

 

Tuhan pasti selalu menjagamu

Daftar Pustaka

Syafrida, R. H. (2020). Bersama Melawan Virus Covid 19 di Indonesia. Jurnal Sosial & Budaya Syar-i, 495-508.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Penulis
Tulisan Baru
Okt 17, 2021, 11:12 PM - Della putri utami
Okt 17, 2021, 11:03 PM - Andi Anis Magfiroh
Okt 8, 2021, 12:01 AM - Regita Putri Cahyani
Okt 7, 2021, 11:55 PM - Ilham Saifullah