Cara Mudah Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Penulis Pemula

Cara menulis artikel yang baik dan benar bukan hal yang mudah, terutama bagi para blogger. Sebab, artikel yang baik dibuktikan dari gaya dan penyampaian dalam bahasa yang benar dan dapat membawa kenyamanan bagi pembaca. Kenyamanan di sini yang harus dicari, sebab orang Indonesia notabene jarang baca tulisan bermanfaat daripada baca chat group. Maka dari itu, berikanlah guyonan pada setiap tulisan, buatlah pembaca berpikir dan tersenyum lewat tulisan yang mengalir.

Menulis adalah hobi. Banyak para blogger memanfaatkan hobi untuk mendapatkan penghasilan nge-bloknya dengan cara menguasai teknik SEO. Artikel SEO adalah artikel yang ditujukan untuk mengoptimalkan pencarian kata kunci di situs search engine seperti google. Ia adalah artikel yang ditujukan khusus untuk menulis online di blog atau website. Tapi butuh keyword/kata kunci agar mesin pencari, seperti google agar mudah merayap dan menandai tema sebuah situs atau blog.

Pertanyaannya sekarang, mengapa artikel? Saya bukakan tabir pada media sosial, lebih banyak mana tulisan artikel daripada puisi? Pantau beberapa link website atau blog yang menyajikan tulisan artikel daripada fiksi. Jika kalian seorang pembisnis, maka menulis artikel sangat dianjurkan untuk membranding bisnis agar banyak pengunjung dan omset setiap bulannya.

Namun, ada beberapa penulis artikel yang tergenlincir pada tulisannya. Misalnya, terjebak pada penulisan kata yang salah, pembahasan tidak nyambung, dan pembahasan yang kurang sempurna. Sementara algoritma google, bahwa tulisan yang dipublis di google sebagai bentuk solusi dari setiap permasalahan orang yang mencari jalan setiap permasalahannya.

Kalaupun kita tidak bisa menulis artikel, bisa memakai jasa penulis artikel SEO untuk menunjang traffic blog. Biaya jasa pun sangat terjangkau, tergantung pada jumlah kata yang kita inginkan. Ada beberapa situs jasa SEO, seperti seomedia.co.id, reezhdesign.com, www.masterseo.id, dan lainnya. Hanya kita memilih jumlah kata dan niche yang dibutuhkan pada blog.

Maka dari itu, saya akan memberikan cara penulisan artikel yang baik dan benar, di antaranya:

1. Referensi

Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Maka, sebelum menulis suatu topik, usahakan mencari referensi yang berkaitan pada topik yang dibahas. Semakin banyak referensi yang kamu tulis, maka semakin sempurna tulisanmu pada pembaca.

2. Penelitian

Penulis artikel berbeda dengan penulis fiksi. Jika fiksi hanya mengedepankan imajinasi dan berenung, namun artikel membutuhkan penelitian terhadap suatu topik yang dibahas. Penelitian juga penting untuk menentukan target pembaca artikel kita, dan habits (kebiasaan) serta hal viral sebagai penunjang penulisan artikel yang nantinya kita buat.

3. Swansunting

Hal paling penting adalah teknik swasunting. Swasunting adalah memeriksa tulisan kembali, baik salah ketik atau kesalahan penyampaian bahasa. Teknik ini penting dilakukan sebelum artikel dipublish ke media manapun termasuk blog dan website. Maka, penulisan artikel yang baik agar terlihat profesional dapat dilihat dari kemurnian pada artikelnya.

4. Koreksi pada Senior

Setelah semua penulisan artikel selesai, yaitu minta koreksi pada senior yang lebih tinggi ilmunya. Tujuannya, tiada lain agar artikel yang ditulis dapat ditemukan kesalahan serta kekeliruan yang tidak kita fahami. Dengan begitu, artikel kita menjadi suatu kesempurnaan yang memberikan solusi pada pembaca.

Dari beberapa teknik cara penulisan artikel yang baik di atas hanya sebatas teori saja. Yang paling penting bagaimana kita mengaplikasikan teori yang ditulis ke dalam kepenulisan artikel kita.

 

Setelah mengetahui teknik penulisan artikel, maka selanjutnya mengenai cara membuat artikel yang baik dan benar. Di sinilah letak kualitas artikel ditulis yang kita tulis sesuai teori yang saya sampaikan. Ada beberapa hal yang harus dipelajari, yaitu:

1. Pelajari Karakter Pembaca

Mempelajari karakter pembaca adalah langkah awal menulis artikel. Nanti akan timbul pertanyaan, siapa yang baca artikel ini? Untuk mendapatkan karakter pembaca, bisa dilalui dengan melakukan penelitian terhadap beberapa yang suka baca. Terkadang, karakter seseorang berbeda-beda, ada yang suka baca pada judulnya saja, suka pada sub pembahasan, suka pada paragraf pertama dan terakhir, ada juga yang membaca keseluruhan.

Untuk mengetahui karakter membaca dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:

a) Audiensi Akademik

Biasanya audiensi akademik ini lebih suka pada artikel ilmiah, seperti artikel pendidikan, politik, humaniora, hukum, bahasa dan lainnya. Biasanya penulisan artikel ini lebih hati-hati, baik pengambilan sumber rujukan atau tata bahasanya. Sebab, kita menulis pada orang yang lebih tinggi keilmuannya.

b) Anak-Anak

Anak-anak lebih suka pada dunia kesenangan dan kenyamanan. Sebagai penulis artikel, kita dituntut untuk menuulis   artikel yang dihasilkan sesuai dengan karakter anak. Yaitu, tulisan yang mengajak anak kecil tertawa lewat bahasa yang dimainkan. Bisa juga dengan kode emoji sesuai karakter tulisan.

c) Dewasa

Karakter dewasa inilah yang harus netral. Artinya, tulisannya tidak terlalu resmi dan tidak pula kekanak-kanakan. Lebih tepatnya, memposisikan gaya bahasa yang santai dan mengalir. Tentunya, sebelum menulis artikel, kita harus faham karakter pembaca terlebih dahulu. Misalnya, orang dewasa lebih suka pada dunia bola. Maka buatlah artikel bola yang santai dan mengalir yang tentunya viral.

2. Tentukan Tema/Topik

Setelah kita memahami karakter pembaca tulisan kita, selanjutnya menentukan tema/topik pembahasan. Biasanya, orang Indonesia lebih suka pada kabar yang viral atau tranding saat ini. Untuk mengetahui kabar yang viral bisa melalui google niews. Di sana memuat situs berita yang diperbincang setiap harinya. Dengan demikian, tulisan artikel kita akan lebih dikenal banyak orang.

3. Judul Menarik dan Mengundang Pembaca

Seorang penulis artikel yang baik dan benar tentu faham membuat judul yang menarik. Terkadang pembaca tulisan kita tergantung pada judul yang dibuat. Semakin menarik judul artikel, maka pembaca semakin berselera membaca artikel yang ditulis. Namun, yang perlu difahami, buatlah judul secara fakta bukan fiktif. Artinya, judul dan isinya sama. Banyak tulisan memiki judul menarik, tapi isinya mengecewakan. Misalnya, Jokowi Tertabrak Kereta Api. Dilihat, bahwa judul tersebut mengundang pembaca. Tapi setelah dibaca, tercaya titik tokohnya bukan Pak Jokowi Presiden RI, melainkan Jokowi nama orang desa. Kan Lucu.

4. Deskripsi Pertama yang Menarik

Paragraf pertama adalah gerbang paragraf selanjutnya. Artikel yang bagus, ialah penyajian deskripsi pertama yang bagus, sehingga mengundang pembaca untuk membaca secara keseluruhan. Lalu, untuk membuat paragraf pertama yang menarik bisa dimulai dari deskripsi lengkap mengenai topik, analisis masalah, pertanyaan pada pembaca, dan sebagainya sehingga artikel yang ditulis seolah hidup.

5. Masalah yang Viral

Artikel yang dimulai dari penelitian terhadap masalah dapat mengundang pembaca yang banyak. Apalagi masalah yang diangkat mengenai masalah yang viral dan dibicarakan banyak orang. Tapi bagaimana mengelola masalah menjadi kata-kata indah tergantung pada gaya menulis dirimu sendiri. Sebab, setiap penulis memiliki gaya menulis tersendiri. Temukan gaya menulismu lewat keseringan menulis.

6. Sub Judul yang Menarik

Sub Judul atau bagian point pengembangan judul yang diangkat. Pembaca yang malas, tentu akan melihat sub judul terlebihnya dahulu. Jika menarik, maka ia juga akan berlama-lama di artikelmu. Namun, jika sub judulnya sama dengan artikel yang lain, akan menganggap juga sama dan tak jauh beda.  Maka, minimal analisis sub judulnya yang lebih keren dari artikel yang lain. Dengan begitu, pembaca akan betah dan menjadikan rujukan tulisan kita.

7. Analisis Topik

Analisis Topik Artikel

Penulis yang faham plagiasi tentu tidak langsung copas artikel yang lain. Ia lebih mengedepankan analisis sendiri daripada copas langsung yang dapat menurunkan branding dirinya sendiri. Semakin bagus analisis topik pada artikelmu, maka semakin banyak dan menjadikan rujukan tulisanmu. Analisis berupa pengulasan terhadap beberpa point yang akan dibahas atau masalah yang diangkat.

8. Kesimpulan

Setelah menulis artikel yang panjang, selanjutnya adalah membuat kesimpulan. Kesimpulan dalam artinya mengambil beberapa point penting pembahasan agar pembaca dengan mudah menemukan benang merah dari artikel suatu artikel. Meskipun tidak ada kesimpulan juga tidak apa, namun lebih resmi dan terlihat profesional, lewat kesimpulan suatu artikel di akhir tulisan.

9. Sesuai Kaidah Bahasa

Bagaimana jika dalam tulisan yang kamu baca terdapat kata yang salah? Mengganggu bukan? Tentu pembaca juga sangat kesal jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel tersebut, apalagi pembacanya seorang akademisi, mungkin mereka sudah menandai bahwa penulis dan websitenya tidak profesional. Maka dari itu, teknik penulisan artikel yang baik dan benar dengan swasunting dapat membantu kita untuk memprofesionalkan tulisan suatu artikel.

Dari beberapa materi tentang cara menulis artikel yang baik dan benar, sebagai bentuk dari proses kita sebagai penulis. Tentu semuanya tidak instan, sebab proses sekarang akan menuai keberhasilan kelak. Terpenting adalah menulis dan membaca. Itulah kunci dari seorang penulis.

Kesimpulan

Melalui artikel ini bahwa menulis artikel tidaklah mudah. Perbanyak artikel menjadi point terpenting dalam dunia kepenulisan. Selain membaca juga membutuhkan riset atau penelitian, sebab artikel yang baik adalah artikel dari hasil penelitian dan analisis secara faktual, bukan hanya omong kosong melainkan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan media dan Tuhan. Dan lagi, teknik swasunting yang banyak dihiraukan para penulis pemula, sehingga setiap postingan tulisannya pun salahnya berkelepotan dan menurun branding penulisnya itu sendiri. Maka dari itu, lewat tulisan yang berjudul Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar Lengkap dapat bermanfaat bagi semuanya.

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Apr 11, 2020, 5:49 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah