Cara Memilih Judul Puisi Menggugah Pembaca dan Selalu Dicari

Cara memilih judul puisi adalah langkah awal bagi seorang penulis pemula dalam memulai karir dalam dunia puisi.

Dalam sebuah karya manapun, cara memilih judul adalah hal paling penting yang dilihat para pembaca. Bisa dikatakan, judul yang bagus akan membuat orang membaca, sebaliknya judul yang tidak bagus membuat para pembaca malas untuk membaca.

Baca Juga: Tema dan Judul: Pengertian, Fungsi, dan Tujuan

Jika kalian membeli buku, apa yang kalian lihat? Pasti judul, baru sinopsis. Begitu juga suatu karya, orang akan membaca judulnya terlebih dahulu setelah itu kalimat pembukanya.

Oleh karenanya, judul dalam sebuah karya penting untuk diperhatikan. Sebab, karya bermanfaat adalah karya yang dibaca dan memberikan dampak positif kepada pembacanya.

Bisa dikatakan, penulis gagal pada tahap judul. Maka, karya yang dihasilkan tidak membawa manfaat kepada pembacanya.

Beberapa riset tim Ruang Sekolah tentang fungsi judul dalam media sosial sangat berpengaruh besar dalam menyebarkan kemanfaatan kepada pembaca.

Baca Juga: Materi Unsur Fisik Puisi dan Unsur Batin Puisi

60 persen media melalui sistem deteksi robot Google akan melihat keyword atau kata kunci yang terletak pada judul.  Namun, meskipun suatu karya masuk page one atau halaman pertama pencarian Google, 40 persen orang akan melihat judul karya apakah tidak memberikan penasaran alias sudah pasaran. Jika begitu, tentu akan lebih kalah dengan judul waw tapi membuat orang bertanya-tanya dan mencari tahu.

Kalian bisa bandingkan judul viral dan non viral. Mana yang lebih banyak dicari orang? Tentu yang viral. Itulah kenapa judul pada suatu karya penting karena mampu beradaptasi di alam sadar seseorang.

Jika alam sadarnya sudah dikuasai, maka seketika itu akan memberikan perintah pada pancra indra untuk berbuat sesuatu, misalnya membaca dan menulis.

Lalu, pertanyaannya, bagaimana cara menguasai alam sadar seseorang untuk membaca karya kita?

Salah satu paling dasar yaitu membuat judul yang unik, relevan dan isi, dan mampu membuat orang penasaran atau kepo untuk membacanya.

Namun, yang perlu kalian sadari penulisan judul puisi dengan judul fiksi lainnya sedikit berbeda.

Baca Juga: Materi Lengkap Pengertian Puisi, Jenis dan Contohnya

Perbedaan di sini terletak pada keefektifan diksi dan kesederhanaan penyampaian. Misalnya, judul puisi Hujan Bulan Juni karya Eyang Sapardi.

Judul tersebut terlihat sederhana, namun tidak masuk akal jika dilihat pada kondisi hujan bulan Oktober saat ini. Orang akan kepo dan mencari tahu tentang isi hujan pada bulan Juni.

Barulah mereka akan mengetahui, oh ini isinya, ternyata menceritakan tentang cinta dan rindu hujan pada bunga.

Dalam diskusi tim virtual Ruang Sekolah, terdapat beberapa teori penting cara memilih judul yang harus dilakukan para penulis saat menulis judul puisi.

1. Judul Sederhana dan Bermakna

Pernahkah kalian membaca puisi penyair kontemporer? Mereka membuat judul puisi yang sangat sederhana, namun memiliki makna yang dalam. Hal inilah yang jarang dilakukan para penyair sehingga judul yang dihasilkan sulit dicernah dan malah antara judul dan isi tidak relevan.

Kata “Sederhana” dan “Bermakna” di sini adalah suatu tali yang saling bersambung yang akan menguatkan satu sama lainnya. Nantinya, bagaimana kalian mampu menggabungkan dengan kata sederhana dan bermakna menjadi judul unik pada puisimu.

Baca Juga: Puisi Romansa, Alternatif Bikin Pembaca Baper

Tips dasarnya, carilah diksi – diksi yang mewakili isi puisi, misalnya isi puisinya tentang kehidupan. Maka, carilah diksi yang mewakilkan kehidupan, yaitu akar. Setelah itu, buatlah diksi “akar” menjadi kalimat bermakna dan efektif, yaitu “Aksara Akar yang Terbuang”.

2. Metafor dalam Judul

Sebagaimana kalian tahu, bahwa metafor adalah majas atau perumpamaan yang menjadikan benda mati menjadi hidup, benda hidup menjadi mati. Contoh, kamu bagaikan bunga bak harum ke seluruh tubuhku. Kata “Bunga” di sini diibarkatkan sebagai seorang wanita yang bernyawa.

Pertanyaanya, apakah metafor bisa dijadikan sebuah judul? Sangat bisa sekali. Selain metafor khusus untuk diksi isi puisi, namun perlu digunakan pada judul puisi. Malah dengan menggunakan metafor, judul tersebut menjadi hidup.

Baca Juga: 7 Cara Memilih Diksi dalam Puisi yang Bagus dan Efektif

Tips dasarnya, carilah satu kata baik benda mati atau hidup yang mewakili isi puisi tersebut. Misalnya, kalian menulis puisi tentang cinta. Maka, carilah perwakilan tentang cinta, yaitu bunga. Setelah itu, buatlah judul yang unik pada diksi “bunga” namun tetap relevan dengan isi, yaitu “Cerita Bunga; Menyelam Ke dalam Air Mata”.

3. Penasaran atau Kepo

Teori terakhir cara memilih judul timbul dari sebuah pertanyaan, Apakah perlu penyair membuat judul puisi yang membuat orang penasaran? Sangat perlu sekali. Hal inilah yang sering dilakukan para penulis modern bagaimana mereka membuat judul penasaran dan membuat orang lain kepo bahkan ada sebagian yang lain memperdebatkan judul tersebut.

Itulah yang sangat menarik sebenarnya. Puisi yang dikenal sebagai multi tafsir mampu membuat orang lain saling berpendapat dan menafsiri. Namun, hakikatnya, tafsiran sebenarnya kembali pada penciptanya.

Pernah kejadian terjadi pada puisi D, Zawawi Imron, penyair asal Sumenep Madura menghebohkan para penyair se Indonesia dengan sebuah judul yang nyelentik dan memiliki makna filosofis yang dalam, yaitu Bulan Tersusuk Ilalang.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kendala Menulis Puisi untuk Pemula, Wajib Kamu Tahu!

Sebagian penyair memperdebatkan dan mengatakan bahwa judul tersebut mengandung makna negatif karena mengarah pada ranah persetubuhan. Namun, dengan santainya, D. Zawawi Imron mengatakan, “Puisi adalah multitafsir. Esensi tafsir sebenarnya hanyalah penulis yang tahu. Filosofis ‘Bulan Tersusuk Ilalang’ adalah gambaran kehidupan yang semakin sempit dan manusia tidak menyadari telah diadu domba. ‘Bulan Tersusuk Ilalang’ sebuah metafor saat penulis menemukan bulan purnama yang ditusuk ilalang jika dilihat dari bawah.” Masuk akal kan?

Tips dasarnya, carilah diksi metafora yang kontroversial. Namun, diksi dan isi puisinya tetap relevan atau saling berkesinambungan.

Itulah, beberapa teori tentang bagaimana cara membuat judul puisi yang bagus, unik, dan mampu menguasai alam sadar manusia untuk membacanya puisi kita.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Tulisan Baru