Cara Membuat Cerpen yang Menarik, Wajib Kamu Coba

Akhir ini media atau platform online sangat bertebaran di dunia maya. Hal tersebut menjadi wadah bagi kita untuk menulis dan mengembangkan skill literasi. Namun, perlu kiranya kita memahami materi Cara Membuat Cerpen Yang Menarik, Wajib Kamu Coba sebelum memulai menulis cerpen di suatu media.

Di beberapa tulisanku sebelumnya, kita sudah tahu tentang istilah pengertian cerpen. Sederhananya, cerpen adalah cerita fiksi yang mengandung satu konflik dan dibaca sekali duduk (cerita pendek). Berbeda dengan novel, selain tebal juga mengandung beberapa konflik di dalamnya.

Sudah jelas `kan. Selanjutnya mengenai tentang materi cara membuat cerpen yang menarik ini sudah saya sampaikan beberapa kelas cerpen baik kelas yang diadakan oleh Ruang Sekolah atau kelas yang pernah sayaa undang menjadi mentor di dalamnya.

 

Pertanyaannya, seperti apa sih cerpen yang menarik itu? Di sini akan saya rangkum 4 pilar cara membuat cerpen yang menarik dan menggugah pembaca dari berbagai sumber di bawah ini.

Cara Membuat Cerpen yang Menarik, Wajib Kamu Coba

1. Cerita Harus Pendek

Yaps. Sesuai dengan namanya, yaitu cerita pendek. Ketika kita membaca naskah cerpen, pastinya akan selesai dalam sekali duduk. Berbeda dengan novel, yang mengharuskan beberapa hari harus selesai. Kenapa? Karena cerpen hanya memuat satu konflik cerita yang dirangkum secara ringkas, padat dan jelas.

Saking pendeknya sebuah cerpen, penulis dituntut untuk membuat tokohnya terbatas, peristiwanya singkat, waktu berlangsungnya tidak begitu lama, kata-kata yang dipakai harus hemat, tepat dan padat, tempat kejadiannya pun juga terbatas, berkisar 1-3 tempat saja.

2. Cerita Tetap Mengalir

Cerita yang enak dibaca itu, cerita yang mengalir. Sederhananya gini, dalam sebuah cerpen harus mengalir dari pembahasan A sampai dengan pembahasan Z namun tetap mematuhi kesingkatan dan kepadatan suatu cerita. Di dalam cerita pendek tak dimungkinkan terjadi aneka peristiwa yang berbeda-beda.

3. Cerpen Singkat, Padat dan Jelas

Sesuai namanya, maka penulis dituntut untuk membuat tulisan cerita yang singkat, padat dan jelas. Biasanya, aturan katanya mulai dari 1000 kata sampai 10.000 kata jika dalam cerpen. Di sana bisa dimaksimalkan untuk menulis cerita singkat tapi tidak terlalu bertele-tele sehingga membentuk cerpen dan terakhir jelas. Jelas di sini dimaksudkan untuk ceritanya tidak mengandung ambigu.

4. Cerita yang Membawa Kesan Selesai

Di poin terakhir ini cara membuat cerpen yang menarik, yaitu dengan membawakan kesan yang selesai. Artinya, cerita tersebut tidak menggantung atau memberikan rasa penasaran kepada pembaca, sebab cerpen ini bukan cerbung, novelet,  bahkan novel yang memiliki sistem ketersambungan antara cerita satu dengan cerita lainnya atau dari bab satu dengan bab lainnya.

Baca Juga: Sudut Pandang: Pengertian, Jenis, Analisis POV

 

Karena saking pendeknya, kita biasanya tidaklah mendapatkan adanya perkembangan di dalam cerita. Tidak ada cabang-cabang cerita. Tidak ada kelebatan-kelebatan pemikiran tokoh-tokohnya yang melebar ke pelbagai hal dan masalah. Peristiwanya singkat saja. Kepribadian tokoh, atau tokoh-tokoh, pun tidak berkembang, dan kita tidak menyaksikan adanya perubahan nasib tokoh, atau tokoh-tokoh ini ketika cerita berakhir. Dan ketika konfik yang satu itu terselesaikan, kita tidak pula tahu bagaimana kelanjutan kehidupan tokoh, atau tokoh-tokoh, cerita itu.

Baca Juga: Tokoh dan Penokohan: Pengertian, Jenis, Karakter dan Analisis

 

Dari 4 pilar cara membuat cerpen yang menarik dan menggugah di atas akan sedikit memberikan gambaran kepada kita tentang esensi dari sebuah cerita pendek atau cerpen. Setidaknya, kita mengetahui perbedaan antara menulis cerpen dengan menulis cerbung, novelet, bahkan novel.

Cara Membuat Cerpen yang Menarik dan Menggugah Pembaca

Cara Membuat Cerpen yang Menarik dan Menggugah Pembaca

Pada pembahasan ini sangat penting untuk kalian ketahui. Kenapa? Sebab, dalam beberapa materi cerpen yang pernah saya sampaikan tidak lepas dari pertanyaan, bagaimana cara membuat tulisan cerpen kita menarik dan menggugah pembaca? Bahkan dalam beberapa seminar yang pernah saya ikutin akhir ini terdapat pertanyaan yang sama.

Maka dari itu, di materi ini saya akan membahas tuntas masalah ini yang sering menjadi pertanyaan penulis pemula yang sedang menggeluti dunia kepenulisan cerpen.

Selain kita dituntut untuk belajar teori menulis cerpen, maka sejatinya kita juga harus mengetahui cara berproses menulis cerpen. Adapun proses membuat cerpen yang menarik akan saya ulas di bawah ini:

1. Memahami Pengertian Cerpen

Di atas sudah saya jelas bagaimana cara membuat cerpen yang menarik, yaitu langkah pertamanya dengan mengetahui pengertian cerpen itu sendiri. Sederhanya, cerpen adalah cerita pendek yang menganduk fiksi atau imajinasi pengaran untuk menghidupkan suasana cerita tersebut. Setidaknya, cerpen memiliki batasan kata, antara 5 sampai dengan 10.000 kata dalam satu selesai. Sedikiti kata tersebut menjadi tantangan bagi penulis untuk menarasikan cerita yang padat, singkat dan kelas atau selesai.

Baca Juga: Cerpen: Pengertian, Ciri, Fungsi dan Kelebihan Kekurangan

Saking pendeknya, maka pada cerpen tersebut tetap mengandung unsur intrinsik dan ekstrinsi dalam cerpen itu sendiri, mulai dari tema, alur, penokohan, tokoh, latar dan sudut pandang.

2. Banyak Membaca Cerpen Para Ahli

Point ini adalah ukuran kepada kita sejauh mana kecintaan pada dunia kepenulisan cerpen. Kita ingin tahu bagaimana cara membuat cerpen yang menarik dan menggugah pembaca, namun pada hakikatnya kita malas untuk membaca cerpen orang lain. Tentu, keinginan itu tidak akan pernah terwujudkan.

Selain tuntutan kewajiban membawa, maka esensinya saat kita membawa cerpen para ahli, kita tahu penulisan cerpen yang benar dan baik, baik dari strukturalnya, unsure intrinsik dan ekstrinsik dalam cerpen, bahkan penulisan PUEBI seperti dialog tag dan bukan tag pada dialog cerpen yang nantinya kita buat.

3. Buat Cerita Penuh Emosi dan Emosional

Cara membuat cerpen yang menarik pada hakikatnya, yaitu: penulis dituntut untuk membuat cerita yang penuh emosi dan emosional dalam setiap konflik yang disajikan. Dua hal tersebut berbeda dari segi pemaknaanya saja, jika emosi, yaitu pembaca benar-benar terbawa emosi saat membaca cerpen tersebut, sementara emosional itu sendiri bersifat kasihan atau kebalikan dari sifat emosi.

Baca Juga: Latar Cerpen: Pengertian, Jenis dan Analisis Latar

 

4. Membangun Feel Cerita

Cerita yang menarik adalah cerita yang hidup, seolah pembaca merasakan apa yang dirasakan sang tokoh cerita, Misalnya, cerpen pembunuhan maka pembaca akan merasakan perasaan yang teriris saat membaca cerita tragedy pembunuhan tersebut. Itu yang namanya Feel. Sederhanya, ruh dalam cerita. Cerita yang hidup, karena setiap alur, sudut pandang, tpkph, penohokan sudah memiliki ruh tersendiri atau feel sehingga pembaca saat membaca tiba-tiba terhanyut, baik keadaan emosi atau emosional.

5. Edit Kembali Tulisan

Point terakhirnya adalah point yang mana penulis dituntut untuk membacanya dan mengedit kesalahan yang terdapat dalam sebuah cerpen yang telah kita tulis. Pasalnya, kita tidak akan lepas dari sebuah kebenaran mutlak. Pasti ada kesalahan yang tampak atau terselubung. Maka dari itu, sebagai penulis yang profesional, kita memastikan bahwa penulisan kita tidak banyak salahnya.

Kesimpulan

Dalam sebuah cerpen untuk mengetahui cara membuat cerpen yang menarik dan menggugah pembaca terdapat dua pilihan, yaitu: pertama, kita belajar teori, dan kedua kita belajar berproses. Untuk masalah teori cerpen sudah pernah saya sampai pada tulisan sebelumnya secara lengkap. Namun, untuk masalah proses menulis cerpen sudah saya bahas pada materi hari ini. Semoga, materi Cara Membuat Cerpen yang Menarik, Wajib Kamu Coba dapat bermanfaat dan dibaca semua orang. Amiin.

 

Sumber:

Jejakpublisher.com

Fastwork.id

 

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin