Bahaya Berita Hoax Vaksin Masa Pandemi di Indonesia

Di saat ini masyarakat seharusnya tidak meragukan manfaat dari vaksin COVID-19 yang sedang digencarkan pemerintah.

Karena sebelumnya vaksin yang diberikan itu sudah melalui tahap penelitian uji klinis untuk mengecek kadar-kadar yang terdapat di vaksin tersebut. Dengan itu vaksin dapat dipastikan keamanannya karena telah melewati tahapan yang sangat ketat dan yang disertai pengawasan dari berbagai pihak yang ahli dibidang kesehatan.

Vaksin dapat memperkuat tubuh dengan memperkebal imun di tubuh. Ini adalah salah satu pencegahan yang efektif digunakan untuk pengurangan terpaparnya virus COVID-19.

Tidak hanya negara sendiri yang menguji klinis vaksin tersebut, tetapi pemerintah juga kerja sama dengan negara-negara lain yang juga mengembangkan vaksin.

Hal tersebut yang menjadikan vaksin tidak perlu diragukan lagi manfaatnya. Dengan melakukan vaksinasi penularan wabah tertentu dapat dicegah, dan masyarakat dapat terlindungi dari hal yang tidak diinginkan dan mempunyai kekebalan tubuh yang bagus. Jika wabah dapat dikendalikan tentu saja aktivitas normal bisa segera terlaksana.

Baca Juga: Alasan Aplikasi Tiktok Dapat Menjawab Pertanyaan “Mengapa Kebanyakan Wanita Yang Menghuni Neraka”

 

Setidaknya dengan vaksin dapat mengurangi penyebaran, dan walaupun terdapat orang yang terpapar itu pun penyakit yang diderita tidak separah orang yang tidak melakukan vaksin.

Tetapi dengan pemerintah bersosialisasi untuk ajakan vaksinasi apakah masyarakat akan rela hati melaksanakannya? Nyatanya tidak semudah itu mengajak orang-orang untuk melakukan vaksin.

Di tengah wabah yang melanda ini bukan hanya kematian yang terbayang-bayang dimata, tetapi kabar palsu/hoax yang beredar juga merupakan hal yang sulit diatasi. Masih banyak masyarakat yang enggan melakukan vaksin karena banyak hoax yang beredar terkait pemberian vaksin.

Mereka beranggapan bahwa vaksin dapat menyebabkan penyakit, dapat menyebabkan kematian, cacat tubuh dan masih banyak lagi.

Ditambah lagi di televisi ditayangkan efek penggunaan vaksin yang menyebabkan efek-efek tertentu yang menambah keresahan warga.

Banyak media yang memperlihatkan informasi yang diragukan kebenarannya. Padahal vaksin sebelum disebarluaskan membutuhkan proses yang sangat panjang dan perizinan yang dilakukan dan tidak dapat digunakan jika tanpa pengujian secara klinis.

Sangat penting untuk tidak menggencarkan konspirasi konspirasi yang dibuat buat karena semua itu hanyalah karangan belaka. Banyak yang mengunggah berita-berita lewat youtube, facebook,  pesan-pesan berantai whatsapp dari teori-teori konspirasi yang hanya paksaan pendapat pribadi.

Tak sedikit yang beranggapan bahwa vaksin hanya untuk kaum lemah, vaksin hanya untuk orang dengan imun lemah, vaksin berbahaya yang menyebabkan kematian dan masih banyak lagi. Contohnya seperti konspirasi chip-chip yang bakal ditanam ditubuh, vaksin yang diisi berbagai bibit penyakit yang mematikan, vaksin yang dapat menyebabkan kelumpuhan, dan lain-lain. Hal tersebut sangat berbahaya jika sudah menjadi doktrin di masyarakat.

Baca Juga: Aplikasi yang Membantu Selama Masa Pandemi

 

Di era globalisasi ini media sosial di Indonesia sudah menjadi hal pokok dan pesat penggunaanya. Dengan media sosial informasi apapun dapat kita dapatkan dari sana. Apalagi di era pandemi ini konsumsi media sosial masyarakat cenderung terus meningkat setiap harinya.

Karena adanya pembatasan physical distancing kebijakan yang dibuat pemerintah untuk membatasi jarak secara fisik untuk menghindari kerumunan yang dapat menyebabkan penyebaran wabah secara cepat. Biasanya apapun yang mereka dapatkan dari media sosial akan mereka percayai informasinya.

Padahal kenyataannya apa yang ditayangkan di medsos tidak pasti terbukti kebenarannya. Berita-berita yang beredar dapat mengubah pola pikiran dan dapat menjadi perspektif yang negatif. Tercatat banyak konten hoax mengenai COVID-19 yang beredar. Masyarakat seharusnya berhati-hati terhadap semua yang ditayangkan di medsos.

Ditengah maraknya kabar hoax kita harus pandai pandai memilah informasi mana yang positif mana yang negatif. Saat ini pemerintah tidak hanya berjuang untuk keperluan vaksin tetapi juga berjuang bagaimana agar masyarakat mau melakukan vaksinasi dan tidak mendengarkan berita yang simpang siur tidak terbukti keabsahannya. Memang sangat sulit mengendalikan banyaknya berita hoax yang beredar.

Dampak virus ini menyebabkan sebagian perekonomian orang terpengaruh karena kehilangan pekerjaan, maupun yang pengangguran karena belum mendapatkan pekerjaan. Dengan adanya bantuan setidaknya dapat membantu perekonomian rakyat yang membutuhkan. 

Ironisnya dengan bantuan yang diberikan pemerintah masih banyak pula orang orang yang enggan melakukan vaksin.

Apalagi banyak penerima bansos yang mengantri panjang untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut, dan bukankah itu menimbulkan kerumunan? Tidak mudah untuk melancarkan program tanpa dukungan rakyat dan merealisasikan bersama.

Setiap orang seharusnya mempunyai kesadaran, mengikuti anjuran pemerintah demi kelancaran bersama. Dapat disimpulkan bahwa hoax sangat berpengaruh pada kebijakan terkait perealisasian vaksinasi.

Memang sangat berbahaya jika masyarakat sudah menjadikan hoaks sebagai doktrin yang dipercayai. Karena hal itulah menjadikan keraguan melaksanakan anjuran pemerintah.

Sangat penting berhenti menyebarluaskan berita palsu dan mereport media yang dirasa sangat dibuat buat. Bukan hanya masyarakat, pemerintah juga seharusnya berhenti menayangkan hal hal sensitif tentang efek vaksin di media televisi.

Dengan itu dapat mengurangi keresahan warga akibat tayangan media berita tersebut. Dunia semakin maju, teknologi di era sekarang juga sangat penting keberadaannya.

Baca Juga: Cara Bijak Menyikapi Hoaks di Media Sosial

 

Terdapat manfaat dan ada pula sisi negatifnya. Semua tergantung kita dapat memilah milah mana sisi positif dan negatifnya. Jangan hanya mengikuti tren dengan memecahkan teori teori palsu tentang chip-chip yang dimasukkan ke tubuh ataupun hal-hal yang tidak masuk akal.

Kita sebagai generasi penerus harus bijak menggunakannya. Selain itu jangan berhenti menggencarkan sosialisasi akan pentingnya vaksinasi. Dengan vaksinasi kita dapat melakukan kegiatan dengan lancar dan tetap menjaga protokol kesehatan. Sedikit demi sedikit semoga covid di Indonesia segera tuntas. Semua dimulai dari kesadaran tiap individu. Kalau bukan dari kita memulainya, siapa lagi?

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Tulisan Baru
Okt 17, 2021, 11:12 PM - Della putri utami
Okt 17, 2021, 11:03 PM - Andi Anis Magfiroh
Okt 8, 2021, 12:01 AM - Regita Putri Cahyani
Okt 7, 2021, 11:55 PM - Ilham Saifullah