Bagaimana Cara Menulis Cerpen?Yuk Simak Artikel ini

  Langkah- Langkah Menulis Cerpen ,antara lain :

1.)Menentukan Tema

➡️Tema yang menjadi dasar  dalam cerita, yang bisa membuat ceritanya itu hidup. Contoh tema untuk cerpen : masalah keagamaan , perjuangan seseorang , percintaan, persahabatan, dan masih banyak lagi.

2.)Sudut Pandang

 ➡️Sudut Pandang adalah metode yang biasa digunakan penulis di dalam menempatkan dirinya, dari mana si penulis itu memandang cerita pada karangan  yang diciptakan.

 

Sudut pandang terbagi menjadi 3, yaitu :

A). Sudut pandang orang pertama

 Ketika menggunakan sudut pandang orang pertama itu, seolah-olah kita berperan menjadi salah satu tokoh dalam cerita tersebut. Ketika menggunakan sudut pandang  orang pertama, dari awal  sampai akhir cerita harus  tetap menggunakan sudut pandang orang pertama.

   Sudut pandang orang pertama, terbagi menjadi :

a). Sudut pandang orang pertama (sebagai tokoh utama )

Sebagai tokoh utama, penulis akan masuk dalam cerita sebagai pelaku utama cerita tersebut. Menggunakan kata, yaitu: aku, saya, dan kami.

 b). Sudut pandang orang pertama (sebagai tokoh sampingan)

 Hanya sebagai peran pendukung atau tokoh tambahan. Kemunculan tokoh “aku” berfungsi untuk memberikan penjelasan tentang cerita kepada pembaca.

B). Sudut Pandang Orang Ketiga

Sudut pandang orang ketiga kata biasa yang digunakan yaitu “dia” “ia” atau bisa juga nama tokoh atau  mereka (jamak). Kata ganti digunakan untuk menceritakan tokoh utama dengan mengganti kata jamak dalam teknik pada sebuah cerita.

Perbedaan Orang Pertama dan Orang Ketiga 

 Perbedaan antara  orang pertama dan  orang ketiga, adalah kebebasan suatu peran pada cerita. Di Dalam  orang pertama, penulis dapat menonjolkan sosok dirinya dalam suatu cerita yang diciptakan, tetapi ini tidak berlaku pada orang ketiga.

C. Sudut Pandang Campuran

  Sudut Pandang Campuran, penulis dapat menggabungkan antara sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga. Penulis bisa  ‘masuk’ ke dalam cerita bukan sebagai tokoh utama melainkan  sebagai orang yang serba tahu.

3.) Penokohan

➡️Mengungkapkan karakter tokoh dalam cerita harus logis. Pengarang harus bisa menciptakan gambaran untuk watak orang yang ditampilkan. Berawal dari penciptaan karakter tokoh lalu  jalan cerita akan terbentuk.

4.) Alur atau plot

   ➡️Biasanya karakter tokoh yang dibangun dalam cerita, terdiri atas tokoh yang berkarakter baik dan berkarakter buruk. Dan ada pula tokoh yang netral, sebagai penengah ketika terjadi konflik antara  yang berkarakter baik dan berkarekter buruk. Alur yang baik akan memberikan kesan mendalam bagi pembaca.

 

  Terdapat bermacam-macam alur dalam sebuah cerita, di antaranya adalah sebagai berikut.

1) Alur sirkuler, yaitu cerita yang dimulai dari A dan kembali lagi ke A.

2) Alur linier, yaitu alur yang dibangun searah, maju atau lurus.

3) Alur foref shadowing, yaitu alur yang dibangun dengan menceritakan masa datang, meloncat ke masa lalu, dan pada akhir cerita meloncat lagi ke masa datang.

4) Alur flash back, yaitu cerita yang sesungguhnya adalah cerita masa lalu tetapi justru cerita itu dimlai dari hari ini.

  5.)Menentukan Judul

➡️Judul dapat ditulis setelah keseluruhan cerita selesai ditulis. Judul dapat ditentukan dari bagian yang paling menarik dari cerita itu.

   Pemilihan judul harus menarik bagi pembaca, karena judul merupakan pintu  untuk membaca. Dengan membaca judul pembaca akan membayangkan isi cerita.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Penulis
Tulisan Baru
Okt 17, 2021, 11:12 PM - Della putri utami
Okt 17, 2021, 11:03 PM - Andi Anis Magfiroh
Okt 8, 2021, 12:01 AM - Regita Putri Cahyani
Okt 7, 2021, 11:55 PM - Ilham Saifullah