Artikel Non Ilmiah: Pengertian, Perbedaan, Ciri dan Contoh

Pada umumnya, setiap tulisan artikel yang kita baca pasti berbentuk ilmiah. Sederhananya, ilmiah adalah kumpulan data penelitian yang nantinya dijadikan bahan tulisan sebuah artikel yang kita tulis. Sebaliknya, ada artikel non ilmiah. Pertanyannya, kenapa pasti berbeda dengan istilah artikel pada umumnya? Maka, di sini saya akan mengulas materi Artikel Non Ilmiah: Pengertian, Jenis, dan Contoh untuk menjawab pertanyaan semua orang.

Artikel non ilmiah pada umumnya adalah kebalikan dari artikel ilmiah. Artinya, bersifat kebebasan, tidak sistematis, dan memiliki sumber seadanya. Berbeda dengan karya artikel ilmiah yang tetap menjaga keutuhan isi artikel yang berupa data dan struktural artikel.

Baca Juga: Cara Menulis Artikel untuk Pemula

Pada umumnya, artikel non ilmiah atau karangan non ilmiah ini akan kalian lihat di bebergai blog atau website. Di dalam penulisannya pun cendrung bersifat mengajak, memakai bahasa hiperbola karena lebih dominan pendapat sendiri, bersifat emotif dan lain sebagainya.

1. Pengertian Artikel Non Ilmiah

Dikutip dari berbagai sumber dan sudah diramkum dalam tulisan ini, artikel non ilmiah adalah artikel yang menyajikan fakta pribadi yang diambil dari kehidupan sehari-hari yang bersifat subjektif, tidak didukung data fakta umum, dan biasanya menggunakan bahasa populer dan atau bahasa keseharian.

Biasanya, artikel non ilmiah memang ditulis dari pendapat sendiri atau hasil wawancara responden yang bersifat subjektif. Dalam hal kepenulisan, tetap mematuhi sumber acuan penulisan artikel pada umumnya, meskipun pengulasan data tidak sama dengan artikel ilmiah.

2. Perbedaan Artikel Ilmiah dengan Artikel Non Ilmiah

Perbedaan Artikel Ilmiah dengan Artikel Non Ilmiah

Dari segi penamaannya, antara artikel ilmiah dan artikel non ilmiah tentu sangat berbeda. Di sini saya akan mengulang perbedaan dari keduanya, di antaranya:

a) Jika artikel ilmiah disusun dengan struktural artikel yang sistematis. Artinya, dalam penulisan artikel melalui beberapa tahap yang harus dikerjakan, mulai dari abstrak, metodologi, penelitian, data dan sebagainya

b) Artikel ilmiah merupakan hasil sebuah penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian tersebut tersaji dalam bentuk data yang bersifar faktual dan subjektif. Maka, tulisan tersebut dapat dipertanggungjawabkan di depan semua orang kebenarannya.

c) Artikel ilmiah memiliki bahasa yang bagu dan memakai kode etik penulisan ilmiah populer.

d) Artikel non ilmiah atau karangan non ilmiah bersifat emotif dan tidak sistematis, lebih mencari keuntungan sendiri.

f) Karangan non ilmiah bersifat menggurui, menunjukkan penilaian yang tampa bukti akurat, dan seringkali membujuk pembaca.

g) Karangan non ilmiah seringkali menunjukkan gaya bahasa hiperbola dalam pemilihan kata, sebab tulisan tersebut merupakan pendapat sendiri atau pribadi.[1]

Baca Juga: Cara Riset Data Artikel dan Analisis Data dengan Akurat

3. Ciri-Ciri Artikel Non Ilmiah

Berikut akan saya sampaikan ciri-ciri karangan non ilmiah, sebagaimana dikutip dari laman Konbawa, di bawah ini:

1. Berdasarkan fakta pribadi.

2.Tulisan subjektif.

3. Gaya bahasa populer dan bermakna konotasi.

4.Tidak mengandalkan hipotesis.

5. Dramatisir, Persuatif, Imajinatif, deskriptif.

6. Emotif

Dari ke enam ciri-ciri di atas menjadi titik tumpuh perbedaan dengan artikel ilmiah yang bersifat penelitian, bahasa baku dan data faktual.

4. Contoh Artikel Non Ilmiah

Berikut akan saya sampaikan contoh artikel non ilmiah, sebagaimana dikutip dari laman Maylisafitri Jurnal, di bawah ini:

Ayo Jangan Malas Cuci Tangan

Menjaga kesehatan tubuh bisa dimulai dari hal-hal yang paling sederhana. Mencuci tangan misalnya. Mulai sekarang jadikan cuci tangan sebagai bagian dari gaya hidup Anda.

Tangan adalah organ tubuh yang paling vital untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dari tangan inilah akan tercipta karya-karya indah. Namun, dari tangan jugalah berbagai penyakit bisa menular.

Tanpa disadari aktivitas sehari-hari membuat tangan selalu bersentuhanan dengan benda-benda, mulai pulpen, keyboard computer, gagang pintu dan benda-benda lain. Sementara itu, kita tidak pernah tahu, apakah benda-benda yang kita pegang tersebut bebas kuman dan virus?

Nah, untuk mencegah bakteri atau virus berpindah ke dalam tubuh, ada baiknya lakukan cui tangan, khususnya sebelum dan sesudah makan. Di tengah maraknya berbagai virus baru belakangan ini, cuci angan menjadi salah satu senjata dasar untuk mengatasinya.

Manfaat cuci tangan untuk kesehatan memang sudah diakui. Namun, masih banyak orang yang enggan melakukannya. Padahal, seiring aktivitas yang Anda lakukan, tangan pun akan dipenuhi kuman, bakteri, dan virus yang sudah siap memasuki tubuh Anda.

Tak harus masuk melalui mulut, tapi bisa melalui mata atau hidung. Penyakit infeksi umumnya menyebar melalui kontak tangan ke tangan, termasuk demam biasa (common cold), flu dan beberapa  kelainan sistem pencernaan seperti diare.

Cuci tangan juga diwajibkan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, terutama sebelum dan secepatnya setelah memegang daging mentah, ayam atau ikan. Mencuci tangan juga menjadi sangat penting sebelum makan, setelah menyentuh hidung, setelah batuk  atau bersin ke tangan, sebelum atau setelah menangani luka atau sayatan, sebelum atau sesudah menyentuh orang sakit atau terluka.

Dan yang tidak kalah penting adalah setelah menangani sampah. Mencuci tangan dapat mencegah sakit pada anak. Utuk itu, biasakan cuci tangan pada anak sejak dini. Untuk membiasakan anak mencuci tangan, berikan contoh. Cucilah tangan bersama anak.[2]

Baca Juga: Cara Mudah Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Penulis Pemula

5. Kesimpulan

Artikel ilmiah dengan artikel non ilmiah tentu berbeda, baik dari penyampaiannya, penulisannya, sudut pandangnya, dan sistematika yang terdapat dalam tulisan atau karangan tersebut. Semoga materi ini dapat membantu kalian memahami perbedaan artikel ilmiah dengan artikel non ilmiah.  


[1]Pengertian Artikel Ilmiah, Semi Ilmiah dan Non Ilmiah, http://konbanwa-minnasan.blogspot.com/2019/02/tugas-2-softskill.html  diakses pada tanggal 16 Juni 2020

[2] Contoh Artikel Ilmiah dan Non Ilmiah, https://maylinsafrini95.wordpress.com/tag/contoh-artikel-ilmiah-dan-non-ilmiah/ diakses pada tanggal 16 Juni 2020

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Penulis

Admin Ruang Sekolah

Tulisan Populer
Mei 14, 2020, 4:39 PM - Aswan
Jun 1, 2020, 10:08 AM - Ruang Sekolah
Jun 10, 2020, 4:58 PM - Ruang Sekolah
Feb 1, 2020, 1:53 PM - Sumarni Safaruddin