Apa Harus Aku yang Menyapa Lebih Dulu?

Seperti musuh sendiri

Kau labuhi pandanganmu pada pohon yang berduri

Sedangkan angin sudah siap membawa sapamu

Tapi kenapa sungkan itu masih kau pendam di bawah sanubarimu

Apa harus aku yang menyapa lebih dulu?

Teringat hari yang pernah menyapa lewat senja

Dangan warna kemerah-merahan

Di simpang jembatan

Aku menatapi ujung tombak senja sore itu

Membiarkan segala penat itu bungkam berlalu

Dan melepaskan gundah yang pernah kau ciptakan dahulu

Apa harus aku yang menyapa lebih dulu?

Kau gadis yang lugu

Bisakah kau ucapkan sebaris kata untuk masa nanti?

Masa yang tidak akan pernah menyakiti hati

Sebab segala keringat yang bercucuran ketanah peradaban

Dan doa-doa yang berhamburan

Jiwa yang terkorban, Pikiran yang tenar

Apa harus aku yang menyapa lebih dulu?

 

Sumenep, 2 Desember 2019

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Related Articles
Jan 19, 2021, 2:09 PM - Pohon Jalang
Jan 19, 2021, 1:54 PM - Suryati Ningsih
Jan 12, 2021, 10:33 PM - Pohon Jalang
Jan 9, 2021, 4:01 PM - Mth
Jan 8, 2021, 9:54 PM - Suryati Ningsih
Jan 8, 2021, 9:53 PM - Suryati Ningsih
Penulis
Tulisan Populer
Jan 20, 2021, 11:10 PM - Ruang Sekolah
Sep 20, 2020, 3:34 PM - Ruang Sekolah
Jul 12, 2020, 7:59 PM - Ruang Sekolah
Jun 13, 2020, 5:39 AM - Pohon Jalang
Jan 19, 2021, 2:09 PM - Pohon Jalang
Tulisan Baru
Jan 21, 2021, 4:07 PM - Suryati Ningsih
Jan 20, 2021, 11:10 PM - Ruang Sekolah
Jan 20, 2021, 7:38 PM - Ruang Sekolah
Jan 19, 2021, 2:09 PM - Pohon Jalang